KAJIAN TINGKAT KENYAMANAN FISIK RUANGAN BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA (STUDI KASUS GEDUNG FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS SAMUDRA)

  • Efrinton Sihotang Mahasiswa
  • nova purnama Universitas Samudra
  • haikal fajri Universitas Samudra

Abstrak

Kenyamanan fisik ruangan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas kegiatan pembelajaran dan aktivitas kerja di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kenyamanan fisik ruang kuliah dan ruang kerja di Gedung Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra berdasarkan pengukuran kondisi fisik ruangan serta persepsi pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui pengukuran langsung di lapangan serta penyebaran kuesioner kepada pengguna ruangan. Parameter yang dianalisis meliputi aspek spasial ruang, suhu udara, kelembapan udara, sirkulasi udara, tingkat pencahayaan, dan tingkat kebisingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas ruang kuliah berkisar antara 33–79,6 m² dengan rasio luas per pengguna 1,37–2,2 m², sedangkan ruang kerja berkisar antara 15–34 m² dengan rasio 2,67–15 m² per pengguna. Suhu udara ruang kuliah berada pada kisaran 28,71–29,96 °C dan ruang kerja 26,68–28,91 °C dengan kelembapan udara 52,2–84,1%, yang sebagian berada di luar rentang kenyamanan berdasarkan standar SNI. Tingkat pencahayaan berkisar antara 89,2–1.133 lux pada ruang kuliah dan 92,6–1.124 lux pada ruang kerja, sementara tingkat kebisingan berkisar antara 23,317–50,329 dBA dan masih berada di bawah ambang batas standar. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar aspek kenyamanan berada pada kategori cukup hingga nyaman, namun beberapa ruang masih memerlukan perbaikan terutama pada aspek ventilasi, suhu udara, serta penataan ruang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan luas efektif ruang, kepadatan pengguna, serta sistem ventilasi dan penghawaan yang belum optimal menjadi faktor utama yang memengaruhi tingkat kenyamanan fisik ruangan.

Referensi

Anwar D, Karyono TH, R. Tobing R. Kenyamanan Fisik Ruang Pada Permukiman Tradisional Kampung Naga. AGORAJurnal Penelit dan Karya Ilm Arsit Usakti. 2021;18(2):39–45.
Jayanti F, Arista NT. Persepsi Mahasiswa Terhadap Pelayanan Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura. Competence J Manag Stud. 2019;12(2):205–23.
Lina HM. Kenyamanan Ruang Kuliah di Kampus ITB: Sebuah Persepsi Mahasiswa. J Lingkung Binaan Indones. 2021;10(4):199–206.
Nusi SH, Nilotama SKL, AJoedawinata H. Analisa Faktor Kenyamanan Fisik Interior Terhadap Pola Kerja Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja (Studi Kasus: Hotdesk Gowork Pondok Indah). 2023;291–307.
Fuady I, Arifin H, Kuswarno E. Factor Analysis That Effect University Student Perception in Untirta About Existence of Region Regulation in Serang City - Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Mahasiswa Untirta Terhadap Keberadaan Perda Syariah Di Kota Serang. J Penelit Komun dan Opini Publik. 2017;21(1):123770.
Hamidy AN, Sudarti S, Yushardi Y. Analisis Perubahan Suhu Lingkungan Terhadap Kenyamanan Masyarakat Di Desa Sumber Tengah. J Pembelajaran Fis. 2021;10(2):70.
Sarinda A, Sudarti, Subiki. Analisis Perubahan Suhu Ruangan terhadap Kenyamanan Termal di Gedung 3 FKIP Universitas Jember. J Pembelajaran Fis. 2017;6(3):305–11.
Badan Standarisasi Nasional. Tata Cara Perancangan Sistem Ventilasi dan Pengkondisian Udara pada Bangunan Gedung. Sni 03-6572-2001. 2001;1–55.
Sativa S, Adilline PS. Evaluasi Kenyamanan Termal Ruang Kuliah IKIP PGRI Wates Kulon Progo DIY. INERSIA lnformasi dan Ekspose Has Ris Tek Sipil dan Arsit. 2021;17(2):165–74.
Wulandari RR, Isfiaty T. Peran Pencahayaan Terhadap Suasana Ruang Interior Beehive Boutique Hotel Bandung. DIVAGATRA - J Penelit Mhs Desain. 2021;1(2):179–91.
Nurhaiza N, Lisa NP. Optimalisasi Pencahayaan Alami pada Ruang. J Arsitekno. 2019;7(7):32.
Anshori FB, Hendrawati D, Rahmasani BNA. Analisis Pencahayaan pada Kenyamanan Visual (studi Kasus: Perpustakaan Pusat, Universitas Islam Indonesia). Semin Karya Pameran Arsit Indones. 2022;436–45.
Oktavia B, Alwi E, Fernandez D. Pengujian Tingkat Kebisingan Pada Ruangan Praktik Konstruksi Badan Kendaraan Jurusan Teknik Otomatif FT-UNP. Automot Eng Educ Journals. 2014;3(3):1–7.
Kementerian Lingkungan Hidup. Keputusan menteri negara lingkungan hidup nomor 48 Tahun 1996 tentang baku. Development. 1996;134(4):635–46.
Singkam AR. Kondisi Kebisingan di Gedung Perkuliahan Universitas Bengkulu. PENDIPA J Sci Educ. 2020;4(2):14–20.
Zuraihan, Munandar A, Muliani F. Analysis of Thermal Comfort Index using Climate and Materials Approach. 2023;21(Desember):135–49.
Sayang DM, Sardjono AB. Kenyamanan Spasial Mahasiswa dalam Beraktivitas pada Kantin Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Imaji. 2020;9(4):400.
Badan Standar Nasional Pendidikan. Rancangan Standar Sarana Dan Prasarana. 2011;
Syofian Siregar. Metode Penelitian Kuantitatif.
Sanaky MM. Analisis Faktor-Faktor Keterlambatan Pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama Man 1 Tulehu Maluku Tengah. J Simetrik. 2021;11(1):432–9.
Diterbitkan
2026-04-17
Bagian
Articles