STUDI PERENCANAAN PEDESTRIAN DI DALAM LINGKUP KAMPUS UNIVERSITAS SAMUDRA
Abstrak
Abstrak
Pedestrian memiliki arti pergerakan atau perpindahan orang atau manusia dari suatu tempat sebagai titik tolak ke tempat lain sebagai tujuan dengan menggunakan moda jalan kaki. Jalur pedestrian merupakan daerah yang menarik untuk kegiatan sosial, perkembangan jiwa dan spiritual, misalnya untuk bernostalgia, pertemuan mendadak, berekreasi, bertegur sapa dan sebagainya. Jadi jalur pedestrian adalah tempat atau jalur khusus bagi orang berjalan kaki. Jalur pedestrian pada saat sekarang dapat berupa trotoar. Kampus Universitas Samudra yang telah negeri di Kota Langsa dengan ruang yang luas terbuka hijau namun belum ada terdapat fasilitas trotoar untuk pejalan kaki yang aman dan nyaman. Penelitian akan dilakukan di dalam lingkungan kampus Universitas Samudra dengan mengamati tempat-tempat pontesial pejalan kaki beraktivitas serta menentukan titik pengamatan yang akan dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambar perencanaan eksisting dan rekomendasi desain pedestrian bagi penataan fasilitas perencanaan pedestrian yang memenuhi standar kriteria dalam penataan fasilitas pedestrian pada Universitas Samudra. Penelitian ini dilakukan dengan observasi lapangan melalui teknik pengumpulan data dandokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembagian zona penelitian antara lain: depan Fakultas Teknik, depan Fakultas Pertanian, depan Biro, dan depan Fakultas FKIP.Berdasarkan hasil observasi dan analisis yang dilakukan pada kawasan kampus Universitas Samudra, ditemukan ketidak nyamanan para pejalan kaki, dikarenakan berdampingan/sejalur dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4. Didapat juga luas luasan perencanaan area pedestrian yang akan di rencanakan sepanjang 465,78m,Voleme pejalan kaki keseluruhuan per(15org/mnt) 564 orang dan dari hasil perhitungan di dapat lebar trotoar adalah 1,49meter, perencanaan pedestrian yang di rencanakan adalah 1,5 meter sudah termaksud dengan lebar tambahan. Pemisahan jalan antara pejalan kaki dengan pengendara dapat menjadi solusi awal untuk pedestrian jalan di kawasan Universitas Samudra.
Referensi
Aly, Mohamad Anas, 1995, Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan, Jakarta: Direktorat Bina Teknik.
Darmawati, Rini, 2011, Eksplorasi Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kenyamanan dan Keamanan Bagi Pejalan Kaki di Jalan Simanjuntak Gondokusuman Yogyakarta, Yogyakarta: Bappeda, Vol. VI. ISSN.
Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga, 1995. Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki Di Kawasan Perkotaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga
Direktorat Pembinaan Jalan Kota, 1990, Petunjuk Perencanaan Trotoar, Jakarta: Direktur Pembinaan Jalan Kota.
Direktorat Penataan Ruang, 2000, Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Ruang Pejalan Kaki di Perkotaan. Jakarta: Direktur Penataan Ruang Nasional.
Heriyanto, Eko, 2010, Analisis potensi dan Permasalahan Terhadap Peluang Implementasi Kebijakan Pedestrianisasi di Kawasan Malioboro Yogyakarta, Yogyakarta: Bappeda, Vol. v. ISSN.
Lily Mauliani, Ari Widyati, Wafirul Aqli. 2013, Analisis Karakteristik dan Aktivitas Pedestrian,Jurnal Arsitektur fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jakarta.
Muh.Ikbal, Mashuri dan Palu, 2011, Studi Karakteristik Pejalan Kaki dan Pemilihan Jenis Fasilitas Penyeberangan Pejalan Kaki di Kota Palu (studi kasus: jl. emmi saelan depan mal tatura kota palu). Jurnal Rekayasa dan Manajemen Transportasi, Vol. 1.
Novalino, Pratama, 20b 14, Studi Perencanaan Trotoar di Dalam Lingkungan Kampus Universitas Sriwijaya Indermalaya, Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Universitas Sriwijaya.
The University of Alabama Pedestrian System Plan. s.l. : The University of Alabama.
Wahjudjanto, Nugroho Utomo dan Iwan, 2008, Analisa Tingkat Pelayanan Jalur Pejalan Kaki Yang Sinergis Dengan Fasilitas Transportasi Publik di Kota Surabaya, Jurnal Rekayasa Perencanaan, Vol. 4.