Pengembangan Potensi Wisata Pasar Kampung Melayu Berbasis Kearifan Lokal

  • Muhammad Saleh Rizkian Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Satya Terra Bhinneka
  • Sri Hartati Sidauruk Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Satya Terra Bhinneka
Keywords: Local Wisdom, Pasar Kampung Melayu, Development, Potential, Tourism

Abstract

Pasar Kampung Melayu is a form of rural economy that has strong relevance in preserving traditional nuanced values ​​and culture with environmental characteristics that are still beautiful and sustainable which has tourism potential. This research aims to find strategies and potential in managing the Pasar Kampung Melayu by considering the ecological, economic and socio-cultural conditions of the community. Data collection was carried out through interviews and surveys on research objects and analyzed using SWOT analysis with the IFAS-EFAS approach, TOWS matrix analysis and Cartesian SWOT diagrams. The results of the research show that the Kampung Melayu Market is in the Growth Quadrant I by implementing the S-O strategy with strategic priorities of maintaining environmental beauty, the use of darham coins, and typical Malay culinary delights, maintaining supporting appearances and continuous promotional activities so that the Pasar Kampung Melayu remains a constant axis new economy.

References

Anggarini, D. R. (2021). Kontribusi UMKM sektor pariwisata pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung 2020. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 9(2), 345-355. https://doi.org/10.37676/ekombis.v9i2.1462.

Anggraeni, P., Sunarti, S., & Mawardi, M. K. (2017). Analisis SWOT pada UMKM keripik tempe Amel Malang dalam rangka meningkatkan daya saing perusahaan. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 43(1), 107-113. https://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/1703.

Andayani, A. A. I., Martono, E., & Muhamad, M. (2017). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan implikasinya terhadap ketahanan sosial budaya wilayah (Studi di desa wisata Penglipuran Bali). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(1), 1-16. http://dx.doi.org/10.22146/jkn.18006.

Al Farisi, S., & Fasa, M. I. (2022). Peran UMKM (usaha mikro kecil menengah) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah, 9(1), 73-84. https://doi.org/10.53429/jdes.v9iNo.1.307.

Affandy, S. (2017). Penanaman nilai-nilai kearifan lokal dalam meningkatkan perilaku keberagamaan peserta didik. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 2(2), 201-225. https://doi.org/10.15575/ath.v2i2.3391.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian. Rineka Cipta.

Republik Indonesia. (2009). Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. https://peraturan.bpk.go.id/details/38771/uu-no-32-tahun-2009.

Republik Indonesia. (2009). Undang-undang nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38598/uu-no-10-tahun-2009.

Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. M. (2018). Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(2), 158-174. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2340.

Munthe, M. A., Sari, R., & Daulay, A. P. (2024). Ecotourism strategy and potential of Delleng Simpon, Ulumerah, Pakpak Bharat Regency. Jurnal Pijar Mipa, 19(2), 280-287. https://doi.org/10.29303/jpm.v19i2.6543.

Nasution, D. P., & Burhanuddin, B. (2022). Analisis eksistensi UMKM dalam mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Edunomika, 7(1). http://dx.doi.org/10.29040/jie.v7i1.7002.

Prasetyo, A. E., Setyaningrum, P., & Prasetya, F. A. (2022). Pengembangan wisata Warakas berbasis edu eco wisata sebagai penunjang Kampung Bahari Nusantara. Inspirasi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 61-70. https://journal.inspirasi.or.id/jppm/article/view/156.

Rahmatillah, T. P., Insyan, O., Nurafifah, N., & Hirsan, F. P. (2019). Strategi pengembangan desa wisata berbasis wisata alam dan budaya sebagai media promosi Desa Sangiang. Jurnal Planoearth, 4(2), 111-116. https://doi.org/10.31764/jpe.v4i2.970.

Salim, M. A., & Siswanto, A. B. (2019). Analisis SWOT dengan metode kuesioner. Pilar Nusantara.

Sahir, S. H. (2022). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Santoso, H., Aslami, N., & Harahap, R. D. (2024). Analisis peningkatan pendapatan daerah melalui kebijakan pengembangan ecowisata dan wisata halal Kabupaten Langkat. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(1), 1003-1018. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i1.4995.

Sadya S. (2023). Ada 83.794 desa/kelurahan di Indonesia pada 2022, ini sebarannya. Dataindonesia.id. https://dataindonesia.id/varia/detail/ada-83794-desakelurahan-di-indonesia-pada-2022-ini-sebarannya.

Ulum, S., & Suryani, D. A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Gamplong. Jurnal Manajemen Publik Dan Kebijakan Publik (JMPKP), 3(1), 14-24. https://doi.org/10.36085/jmpkp.v3i1.1408.

Vinatra, S. (2023). Peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kesejahteraan perekonomian negara dan masyarakat. Jurnal Akuntan Publik, 1(3), 01-08. https://doi.org/10.59581/jap-widyakarya.v1i1.832.

Wirata, G., Handayani, M. M., & Geriadi, M. A. D. (2023). Kebijakan pengembangan ecowisata berbasis komunitas di Indonesia: Sebuah pendekatan quadruple helix. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 9(4), 16-23. https://doi.org/10.29210/020232239.

Welly, Y., Silaen, F. M., & Putri, E. D. (2023). The existence of women's entrepreneurship in the VUCA era: Analyzing the role of socio-cultural support system and financing on MSMEs. Ilomata International Journal of Management, 4(4), 419-435. https://doi.org/10.52728/ijjm.v4i4.893.

Published
2025-01-31
How to Cite
Rizkian, M. S., & Sidauruk, S. H. (2025). Pengembangan Potensi Wisata Pasar Kampung Melayu Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 16(1), 211-223. https://doi.org/10.33059/jseb.v16i1.10810
Section
Articles