Analisis Determinan Kemiskinan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Abstract
Various policy packages from the local government are currently being activated to reduce the spike in poverty rates in the Province of East Nusa Tenggara. This is because this province is still classified as the poorest province in Indonesia. Realizing this, the aim of this research is to find out the dominant factors that influence the high number of poor people in NTT Province. In an effort to answer research problems, the analytical tool used is panel data analysis where the number of analysis units or cross section data is all districts/cities in NTT Province as many as 22 districts while for time series data starting from 2018-2021. The results of data analysis show that either partially or simultaneously, each independent variable, namely economic growth, the human development index and also the number of residents has proven to have a significant influence on the number of poor people in NTT Province.
References
Agustina, E., Syechalad, M. N., & Hamzah, A. (2019). Pengaruh jumlah penduduk, tingkat pengangguran dan tingkat pendidikan terhadap kemiskinan di Propinsi Aceh. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 4(2), 265–283. doi: 10.24815/jped.v4i2.13022.
Anggoro, W. (2018). Determinasi indeks pembangunan manusia Nusa Tenggara Timur. Jurnal Publikasi, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Retrieved from https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/12668/JURNAL%20Determinasi%20Indeks%20Pembangunan%20Manusia%20NTT%202013-2017.pdf?sequence=1&isAllowed =y.
Didu, S., & Fauzi, F. (2016). Pengaruh jumlah penduduk, pendidikan dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kabupaten Lebak. Jurnal Ekonomi-Qu, 6(1), 102–117. doi: 10.35448/jequ.v6i1.4199.
Djese, S. T. (2016). Meneropong Nusa Tenggara Timur. Lippi Press.
Farid, M. R. A. (2019). Pemerataan pembangunan sosial ekonomi antara Indonesia Timur – Barat sebagai upaya mempererat kebhinekaan. Instructional Development Journal, 2(1), 6-10. doi: 10.24014/idj.v2i1.6092.
Fitriyah, S., & Fauzy, M. Q. (2016). Politik anggaran pemerintah daerah perspektif maqāsid syari`ah: Studi analisis sektoral pada APBD Kabupaten Bangkalan tahun 2013-2015. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 4(10), 787–801. doi: 10.20473/vol4iss201710pp787-801.
Ghozali, I. (2013). Analisis multivariat dan ekonometrika: Teori, konsep, dan aplikasi dengan EVIEWS 8. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasan, M. H., & Mongko, M. F. (2016). Adaptasi dan mitigasi fenomena El Nino di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Prosiding, Seminar Nasional Geografi UMS VII: Upaya Pengurangan Risiko Bencana terkait Perubahan Iklim, 334–340. Retrieved from https://publikasi ilmiah.ums.ac.id/handle/11617/8572.
Hidayat, M. J., Hadi, A. F., & Anggraeni, D. (2018). Analisis regresi data panel terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) Jawa Timur tahun 2006-2015. Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika, 18(2), 69-80. doi: 10.19184/mims.v18i2.17250.
Ishak, A. F. (2013). Pengaruh nilai tambah sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Timur. Jurnal Agribisnis Indonesia, 1(1), 1-8. doi: 10.29244/jai.2013.1.1.1-8.
Karisma, A., & Soejoto, A. (2010). Pertumbuhan ekonomi dan pengangguran terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 1(3), 1–15. doi: 10.26740/jupe.v1n3.p%p.
Kiha, E. K., Oki, K. K., & Seran, A. (2021). Analisis pengaruh pendapatan asli daerah, dana bagi hasil dan jumlah penduduk terhadap anggaran belanja modal di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 2(8), 20-41. Retrieved from https://www.jurnal intelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/431.
Klau, A. D., & Hidayah, U. (2021). Analisis potensi ekonomi untuk meningkatkan daya saing di kawasan perbatasan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan Unimor, 19(1), 44–56. doi: 10.32938/jep.v6i3.1340.
Leolmin, O. (2021). Analisis struktur dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. EkoPemb: Jurnal Ekonomi Pembangunan Unimor, 6(1), 20–28. doi: 10.32938/jep.v6i2.163.
Lutfi, H. (2016). Determinan tingkat kemiskinan di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Periode 2011-2016). JWM (Jurnal Wawasan Manajemen), 6(3), 222-236. doi: 10.20527/jwm.v6i3.165.
Munandar, A. (2017). Analisis Regresi Data Panel pada Pertumbuhan Ekonomi di Negara-Negara Asia. Ekonomi Global Masa Kini, 8(1), 59–67. doi: 10.36982/jiegmk.v8i1.246.
Nalle, F. W. (2018). Analisis pertumbuhan ekonomi inklusif di Kabupaten Timor Tengah Utara. Agrimor, 3(3), 47–51. doi: 10.32938/ag.v3i3.452.
Nasmiwati, R., & Triani, M. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan rumah tangga di Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Pembangunan, 1(1), 213-222. doi: 10.24036/jkep.v1i1.5647.
Normanda, R., & Rahmawati, D. (2013). Identifikasi faktor penyebab kemiskinan kota di Kecamatan Semampir, Surabaya. Jurnal Teknik POMITS, 2(1), 1-5. Retrieved from http://digilib.its.ac.id/public/ITS-paper-32889-36091000 03-paper.pdf.
Oki, K. K., Kiha, E. K., & Usfinit, M. Y. (2021). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. EkoPemb: Jurnal Ekonomi Pembangunan Unimor, 5(4), 43–52. doi: 10.32938/jep.v5i4.999.
Purnama, N. I. (2010). Analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Utara. Ekonimikawan Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 9(1), 76–99. doi: 10.30596%2Fekonomikawan.v17i1.1181.
Renggo, Y. R. (2017). Kausalitas antara pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Propinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2002–2015. Optimal: Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan, 11(1), 35–46. doi: 10.33558/optimal.v11i1.196.
Rofii, A. M., & Ardyan, P. S. (2017). Analisis pengaruh inflasi, penanaman modal asing (PMA) dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 2(1), 303–316. doi: 10.1234/jeb17.v2i01.1100.
Rosyadah, J. A. (2021). Determinan indeks pembangunan manusia (IPM) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Efficient: Indonesian Journal of Development Economics, 4(1), 1080–1092. doi: 10.15294/efficient.v4i1.41076.
Saputra, D. D., & Budiarti, W. (2017). Analisis data panel migrasi masuk risen di Pulau Jawa dan Sumatera periode 1995–2015. Jurnal Kependudukan Indonesia, 12(2), 79–92. Retrieved from https://ejurnal.kependudukan.lipi.go.id/index.php/jki/article/view/292.
Solikatun, S., Masruroh, Y., & Zuber, A. (2014). Kemiskinan dalam pembangunan. Jurnal Analisa Sosiologi, 3(1), 70–90. doi: 10.20961/jas.v3i1.17450.
Suardin, M., Bustan, M. N., & Ahmar, A. S. (2020). Pemodelan pertumbuhan ekonomi Propinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan regresi data panel. VARIANSI: Journal of Statistics and Its Application on Teaching and Research, 2(3), 158-172. doi: 10.35580/variansiunm14637.
Suhandi, N., Putri, E. A. K., & Agnisa, S. (2018). Analisis pengaruh jumlah penduduk terhadap jumlah kemiskinan menggunakan metode regresi linear di Kota Palembang. Jurnal Ilmiah Informatika Global, 9(2), 77–82. doi: 10.36982/jig.v9i2.543.
Triningsih, A. (2013). Masalah demografi dan kebijakan pemerintah provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Kependudukan Indonesia, 8(2), 65–78. doi: 10.14203/jki.v8i2.131.
Turniasih, I., & Dewi, N. K. (2016). Peranan sektor agroindustri dalam pembangunan nasional. Jurnal Geografi Gea, 7(2), 1-8. doi: 10.17509/gea.v7i2.1723.
Usman, U., & Diramita. (2018). Pengaruh jumlah penduduk, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 1(2), 46–52. doi.org/10.29103/jeru.v1i2.728.
Copyright (c) 2022 Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













