Dinamika Perubahan Tradisi Boyongan Di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang(1980-2022)

  • Helminia Salsabila Universitas Negeri Malang

Abstract

Masyarakat Jawa percaya bahwa melestarikan tradisi sangat penting dilakukan dengan cara menggelar ritual-ritual keagamaan agar nilai-nilai kearifan lokal pada suatu daerah tetap terjaga salah satunya adalah tradisi boyongan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji informasi tentang pengertian tradisi boyongan, mengetahui dinamika perubahan tradisi boyongan di Desa Turipinggir, dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode sejarah (Historis) yang merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk menelaah peristiwa sejarah baik secara literatur ataupun terjun langsung ke lapangan, langkah-langkahnya adalah 1) Heuristik. 2) Kritik. 3) Interpretasi. 4) Historiografi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Tradisi boyongan merupakan slamatan yang dilakukan pada saat akan menempati rumah baru. Seiring dengan berkembangnya waktu perubahan tradisi boyongan di Desa Turipinggir mengalami perubahan antara lain berkaitan dengan peralatannya, partisipasi masyarakat pada tradisi tersebut, dan perubahan pada proses pelaksanaanya. Hal tersebut disebabkan karena dua faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor internal antara lain yaitu penemuan baru, perkembangan pendidikan, dan berkembangnya paham agama di masyarakat. Faktor eksternal meliputi kontak dengan daerah atau budaya lain dan berkembanya IPTEK.

References

Anjani, Y.H, Maunah. B. (2022). Perubahan Sosial Serta Upaya Menjaga Kesinambungan Masyarakat.

Endah, H. (2023). Wawancara “Perubahan Tradisi Boyongan di Desa Turipinggir.”

Endraswara, Suwardi. (2010). Folklor Jawa, Macam, Bentuk, dan Nilainya. Jakarta: Penaku.

Husniyyah, Uyuunul. (2020). Analisis Hukum Islam Terhadap Tradisi Penentuan Kecocokan Pasangan Menggunakan Weton Dalam Primbon Jawa, Jurnal Maqashid.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Purwadi, (2005). Upacara Tradisional Jawa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Riyanto. (2023). Wawancara “Perubahan Tradisi Boyongan di Desa Turipinggir.”

Salsabila,H. (2022). Perubahan Tradisi Wiwitan di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang (1980-2021). Historiografi: Journal of Indonesian History and Education.

Solikhin,M. (2010). Ritual dan Tradisi Islam Jawa. Yogyakarta: Ombak

Wahyuni,S. (2023). Wawancara “Perubahan Tradisi Boyongan di Desa Turipinggir.”

Wulan, Cahyaning. (2022). Tradisi Kenduri Boyongan di Desa Pojokrejo kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang (1982-2021). Repository Universitas Jember

Published
2024-06-29
How to Cite
Salsabila, H. (2024). Dinamika Perubahan Tradisi Boyongan Di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang(1980-2022). SEUNEUBOK LADA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya Dan Pendidikan, 11(1), 55-64. https://doi.org/10.33059/jsnbl.v11i1.9183