The Coconut Oil Industry Of Nv. Oliefabrieken Insulinde And Its Impact On The Socioeconomic Conditions Of The Kebumen Community, 1915–1923

Industri Minyak Kelapa NV. Oliefabrieken Insulinde Dan Pengaruhnya Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Kebumen Tahun 1915-1923

  • Rieko Romario Zairulloh Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
  • Sutiyah Sutiyah Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai eksistensi  NV. Oliefabrieken Insulinde di Kebumen (1915–1923) sebagai sebuah manufaktur yang berkontribusi dalam mendorong transformasi sosial-ekonomi. Didirikan di Amsterdam oleh B. Streefland pada tahun 1913, tingginya permintaan global mendorong ekspansi perusahaan ini ke wilayah koloni, salah satunya yaitu pabrik di Kebumen sebagai pabrik ketiganya pada tahun 1915 berkat keunggulan sosiogeografis strategis untuk pengadaan kopra. Penelitian ini menggunakan metode historis (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi) dengan memanfaatkan surat kabar kolonial, arsip, dokumen perusahaan, dan literatur sekunder sebagai sumber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan N.V. Oliefabrieken Insulinde di Kebumen ditopang oleh integrasi modal kolonial, penerapan teknologi industri modern, serta dukungan jaringan transportasi yang efisien. Sinergi ketiga unsur tersebut memungkinkan perusahaan meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan distribusi yang pada mendorong perubahan struktur ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan perdagangan kopra, serta terbentuknya tenaga kerja industri yang lebih terampil. Meskipun demikian, ketergantungan pada pasokan bahan baku dan dinamika pasar menyebabkan perusahaan mengalami penurunan produksi secara drastis pada tahun 1921. Penelitian ini menunjukkan bahwa industrialisasi kolonial memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar eksploitasi ekonomi. Keberadaan industri turut mendorong perubahan struktur sosial dan ekonomi masyarakat melalui pembentukan tenaga kerja industri yang terampil, berkembangnya jaringan perdagangan dengan pemasok lokal, terintegrasinya ekonomi Kebumen ke dalam sistem perdagangan global, serta munculnya kesadaran kolektif buruh sebagai respons terhadap hubungan kerja industrial.

References

Sumber Arsip dan Pers Kolonial (Sumber Primer)

Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië. (Penerbitan: 8 Januari 1916; 4 Juli 1916; 3 Agustus 1935).

Bataviaasch Nieuwsblad. (Penerbitan: 9 Maret 1915; 24 Maret 1916; 30 November 1916; 1 Mei 1918; 24 September 1919; 28 Desember 1920; 5 April 1921; 10 Juni 1921; 19 Desember 1921; 21 Januari 1922; 20 Maret 1923; 30 Agustus 1924; 27 Oktober 1926).

Dagblad van Zuid-Holland. (Penerbitan: 3 Januari 1921).

De Indische Courant. (Penerbitan: 23 Januari 1922; 30 Oktober 1926; 26 Juni 1941).

De Indische Mercuur. (Penerbitan: 4 Juli 1914).

De Locomotief. (Penerbitan: 8 Februari 1917; 10 Januari 1919; 23 Agustus 1919; 5 Juni 1920; 12 April 1921).

Buku, Artikel Terdahulu, Jurnal (Sumber Sekunder)

Asba, A. R. (2006). Integrasi Ekspor Kopra Makassar di Antara Kontinuitas dan Diskontinuitas. Makara Human Behavior Studies in Asia, 10(2). https://doi.org/10.7454/mssh.v10i2.23.

Brown, D. L. (2003). Animal Source Foods to Improve Micronutrient Nutrition in Developing cCuntries. The Journal of Nutrition, 133(11). 4042S-4047S.

Budiman, H. G. (2017). Modernisasi dan Terbentuknya Gaya Hidup Elit Eropa di Bragaweg. Patanjala, 9(2), 163-180. https://share.google/brxWkV6dS9yKqLrQT.

Halwani, A. R. H. (1982). Dunia Minyak dan Masalahnya di Indonesia: Persoalan Kenaikan Harga BBM. EKI, xxxx(2). https://www.lpem.org/repec/lpe/efijnl/198209.pdf

Heersink, C. (1995). The green gold of Selayar: A socio-economic history of an Indonesian coconut island, c. 1600-1950: Perspectives from a periphery (Disertasi tidak diterbitkan). Faculty of Social and Behavioural Sciences, Vrije Universiteit, Amsterdam.

Hindarto, T. (2020). Bukan Kota Tanpa Masa Lalu: Dinamika Sosial Ekonomi Kebumen Era Arung Binang VII. Yogyakarta: Deepublish.

Kamerling, R. J. (1982). De N.V. Oliefabrieken Insulinde in Nederlands-Indië Bedrijfsvoering in Het Onbekende.

Lindblad, T. (1983). [Review of the book De N.V. Oliefabrieken Insulinde in Nederlands-Indië: Bedrijfsvoering in het onbekende, by R. N. J. Kamerling]. Itinerario - European Journal of Overseas History, 7(1), 163. https://doi.org/10.1017/S0165115300012341

Palungkun, R. (2016). Aneka Produk Olahan Kelapa. Jakarta: PT. Penerbit Swadaya.

Purwanti, T. Y., & Sastrodinomo, K. (2004). Usaha industri minyak kelapa di beberapa wilayah Jawa Timur sekitar tahun 1913-1921 (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Indonesia Library, Jakarta.

Raffles, T. S. (2014). The history of Java (Terjemahan). Yogyakarta: Narasi.

Rahmayanti, L., Rahmah, D. M., & Larashati. (2021). Analisis Pemanfaatan Sumber Daya Energi Minyak dan Gas Bumi di Indonesia. Jurnal Sains Edukatika Indonesia (JSEI), 3(2), 9-16. https://share.google/eDN7IvF58OIhg9M36.

Sulastri, S., Amri, A., & Husin, H. (2017). Desain buku ensiklopedia mexolie sejarah pabrik minyak kelapa di Kebumen. Prosiding Seminar Nasional Desain dan Media, 191-198. https://share.google/1tnprRc8imFpV0hKx

Sulastri, S., & Husin, H. (2017). Industri minyak kelapa di Kebumen 1851-1942. Alur Sejarah: Jurnal Pendidikan Sejarah, 1(1). https://share.google/m9f9QWtW4jf9UtPcG

Wahyono, E. (2008). Minahasa dalam jaringan perdagangan kopra di Hindia Belanda 1900-1941. Dalam D. Marihandono, Titik balik historiografi Indonesia. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Published
2026-08-05
How to Cite
Zairulloh, R. R., & Sutiyah, S. (2026). The Coconut Oil Industry Of Nv. Oliefabrieken Insulinde And Its Impact On The Socioeconomic Conditions Of The Kebumen Community, 1915–1923. SEUNEUBOK LADA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya Dan Pendidikan, 13(1), 213-236. https://doi.org/10.33059/jsnbl.v13i1.14832