Pengembangan Modul Digital IPAS Terintegrasi Permainan Tradisional untuk Melatih Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas IV SDN 51 Sumarambu Kecamatan Telluwanua Kota Palopo
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital IPAS terintegrasi permainan tradisional untuk melatih keterampilan proses sain siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan jenis penelitian Research and Developmenth (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SDN 51 Sumarambu Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV yang bejumlah 21 orang dengan objek penelitian modul digital IPAS terintegrasi permainan tradisional yang dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Dari hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa menyukai gaya belajar yang melibatkan siswa secara langsung seperti belajar sambil bermain. Adapun design modul digital IPAS pada penelitian ini berupa video animasi permainan tradisional yang akan dikaitkan dengan kegiatan pembelajaran mengenai jenis-jenis gaya. Untuk kevalidan modul digital IPAS terintegrasi permainan tradisional yang divalidasi oleh 3 validator yaitu validator materi dengan nilai 75% (valid), validator bahasa dengan nilai 87,5% (sangat valid), dan validator media/administrasi pembelajaran dengan nilai 78,1%(valid). Untuk hasil uji kepraktisan guru diperoleh nilai sebesar 85% (praktis) dan hasil kepraktisan siswa diperoleh nilai sebesar 87,41% (sangat praktis). Uji efektivitas menunjukkan nilai N-Gain pada setiap indikator berada pada rentang 0,44-0,77 dengan kategori sedang hingga tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa modul digital IPAS terintegrasi permainan tradisional efektif melatih keterampilan proses sains siswa.
Referensi
Budiyono, A., & Hartini, H. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA. Wacana Didaktika, 4(2),141-149.https://doi.org/10.31102/wacanadidaktika.4.2.141-149
Dewi, D. R. (2019). Pengembangan Kurikulum di Indonesia dalam menghadapi tuntutan abad ke-21, As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(1), 1-22.
Eliyana, E. (2020). Analisis Keterampilan Proses Sains Siswa Belajar IPA Materi Tumbuhan Hijau pada Siswa Kelas V SDN 3 Panjerejo di Masa Pandemi Covid-19. EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 2(2), 87, https://doi.org/10.29100/eduproxima.v2i2.1628
Misbah, M., Sasmita, F. D., Dinata, P.A. C., Deta, U.A., & Muhammad, N. (2021, February). The validity of introduction to nuclear physics e-module as a teaching material during covid-19 pandemic. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1796, No. 1, p. 012070). IOP Publishing.
Mita, F. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Menggunakan Media Permainan Tradisional Engklek Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(5), 4999-5010. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.7426
Mulyani, N. (2016). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Kalimedia
Munir, Nilam Permatasari. “Pengembangan Buku Ajar Trigonometri Berbasis Konstruktivisme Dengan Media E-Learning Pada Prodi Tadris Matematika IAIN Palopo.” Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam 6, no 2 (2018): 167-78. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v6i2.454.
Rahayu, A. H., & Angg. (2017). Analisis Profil Keterampian Proses Sains Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Sumedang. Pesona Dasar (Jurnal Pendidikan Dasar Dan Humaniora), 5(2), https://doi.org/10.24815/pear.v7i2.14753
Riduwan, Belajar Mudah Penelitian (Jakarta: Alfabeta, 2005)
Rustan, Edhy, and Ahmad Munawir. “Eksistensi Permainan Tradisional Edukatif Pada Generasi Digital Natives.” Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan 5, no. 2 (2020): 181–96.
Sukarelawa, Moh Irma, Toni Kus Indratno, dan Suci Musvita Ayu. N-Gain vs Stacking. Cetakan pertama. Yogyakarta: PenerbitSuryacahya, 2024.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Seuneubok Lada: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Pendidikan © 2025 licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International





1.png)
.png)