Perkembangan Penyajian Tari Raddat Alon-Alon di Desa Matang Danau Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas

  • Milda Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, FKIP, Universitas Tanjungpura
  • Ismunandar Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, FKIP, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Mega Cantik Putri Aditya Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, FKIP, Universitas Tanjungpura, Indonesia
Kata Kunci: Performance Development, Raddat Alon-Alon Dance, Matang Danau Village

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan penyajian tari Raddat Alon-Alon di Desa Matang Danau. Metode pada penelitian ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perkembangan penyajian tari Raddat Alon-Alon terdiri dari beberapa aspek yaitu desain lantai, tata rias, tata busana, dan tempat pertunjukan. Pada desain lantai yang awalnya horizontal berkembang menjadi bervariasi. Tata rias yang natural berkembang menjadi lebih kompleks dengan menegaskan garis dan menajamkan ekspresi wajah. Tata busana awalnya hanya menggunakan baju kurung dan kain bannang ammas serta menggunakan sanggul kemudian berkembang dengan menambahkan penggunaan teratai, selempang, aksesoris bunga dan anting-anting. Tempat pertunjukan dulunya di tanah lapang yang berbentuk arena kemudian berkembang menjadi panggung yang berbentuk proscenium. Hasil analisis menunjukkan bahwa tari Raddat Alon-Alon tersebut masih terjaga kelestariannya sehingga mengalami perkembangan pada tarian tersebut.

 

Kata Kunci: Perkembangan Penyajian, Tari Raddat Alon-Alon, Desa Matang Danau

Referensi

Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni Mengelola Data : Penerapan Triangulasi Teknik , Sumber Dan Waktu pada Penelitian Pendidikan Sosial. Historis, 5(2), 146–150.

Ardina, J. (2018). Nilai Estetika dalam Tari Persombahan di Kecamatan Bengkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Dewi, L. C. (2018). Perkembangan Tari Tradisi Kuda Lumping di Kelompok Tari Tunas Budaya Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Repository Uir, 13–22.

Fauziyah, I. N. L., Usodo, B., & Ch., H. E. (2013). Proses Berpikir Kreatif Siswa Kelas X Dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Tahapan Wallas Ditinjau Dari Adversity Quotient (Qa) Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(c), 1–17.

Hikmawati, F. (2020). Metodologi Penelitian.

Joesyiana, K. (2018). Penerapan Metode Pembelajaran Observasi Lapangan (Outdor Study) Pada Mata Kuliah Manajemen Operasional (Survey Pada Mahasiswa Jurusan Manajemen Semester III Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Beserta Persada Bunda). PeKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi FKIP UIR, 6(2), hal 94.

Kailani, A., Murcahyanto, H., & Mariadah, M. (2020). Bentuk Pertunjukan Drama Tari Bejoraq. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 3(2), 62–69.

Kumalasari, D., & Marzam, M. (2020). Bentuk Penyajian Kesenian Singa Depok Di Desa Lingga Kuamang Dalam Acara Khitanan. Jurnal Sendratasik, 9(3), 1.

Majid, Suardika, K., & Yazid. (2019). Karakteristik Tata Rias dan Busana Pada Tari Lulo Di Sanggar Anasepu Kota Kendari. 4(2).

Mawaddah, N. (2021). Pengaruh Pembelajaran Tekstual Dan Kontekstual Terhadap Kreativitas Tari Kreasi Gayo Di Sman 1 Takengon. 10(2).

Narawati, T. (2013). Etnokoreologi: Pengkajian tari etnis & kegunaannya dalam pendidikan seni. International Conference on Languages and Arts, 70–74.

Nuraisi, Susilo, F., & Seli, S. (n.d.). Pemaknaan Lirik-Lirik Lagu Melayu Sambas Dalam Album the Teriggas of Sambas: Kajian Semiotik. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 1–18.

Rochayati, R. (2018). Konsep Penari Dan Desai Ruang Pada Tari Merenengku Adalah Gerak. 662–672.

Rustiyanti, S., Djajasudarma, F., Caturwati, E., & Meilinawati, L. (2013). Estetika Tari Minang dalam Kesenian Randai Analisis Tekstual-Kontekstual. Panggung, 23(1), 42–56.

Saleh, S. (2016). Analisis Data Kualitatif. Analisis Data Kualitatif, 180.

Shidiq, M., & Rizki, B. M. (2021). Perkembangan Kesenian Beluk di Desa Ciapus Banjaran. Panggung, 31(3), 374–384.

Suparyanto dan Rosad. (2020). Museum Gamelan Dan Tempat Pertunjukan Musik Tradisional Di Bantul. Suparyanto Dan Rosad (2015, 5(3), 248–253.

Tanema, S. (2019). Bentuk Penyajian Tari Betaja Pada Adat Pernikahan Suku Dayak Kancikng Di Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran …, 8(3), 479–486.

Utomo, J., & Purwaningsih. (2022). Pembelajaran Berbasis Komputer Model Tutorial di Sekolah Dasar |25|. Pengembangan Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(1), 25–32.

Yusra, Z., Zulkarnain, R., & Sofino, S. (2021). Pengelolaan Lkp Pada Masa Pendmik Covid-19. Journal Of Lifelong Learning, 4(1), 15–22.

Zumaya, J., & Kraut, A. (2020). Voicing Lyrical Dance: (Re)Considering Lyrical Dance And Dance Hierarchy. UC Riverside Undergraduate Research Journal Submit, 14(1).

Diterbitkan
2025-09-03