The Impact of Green Revolution Implementation on Rice Crop Productivity in Ngawi Regency During the New Order Era

Dampak Implementasi Revolusi Hijau terhadap produktivitas Tanaman Padi di Kabupaten Ngawi Masa Orde Baru

  • Abdul Fikar Khajar Department of History, Faculty of Social and Political Sciences, Semarang State University
  • Mukhamad Shokheh Department of History, Faculty of Social and Political Sciences, Semarang State University
Kata Kunci: Green Revolution,, paddy crop productivity,, Ngawi Regency

Abstrak

Revolusi Hijau merupakan konsep pertanian berbasis input modern yang diadopsi Indonesia pada masa Orde Baru untuk meningkatkan dan mempercepat produksi dalam sektor pertanian. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan secara kronologis prosesi implementasi program intensfikasi pertanian serta korelasinya dengan dinamika produktivitas padi di Kabupaten Ngawi pada masa Orde Baru. Sesuai dengan arah tujuan nasional, pelaksanaan intensifikasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di tengah pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat pula. Proyek intensifikasi ini dilaksanakan dengan merujuk pada lima pokok usaha yang meliputi: penggunaan variates benih pilihan, pengendalian hama dengan pestisida, pemakaian pupuk berbahan dasar kimia, pembangunan sarana jaringan irigasi, serta perbaikan pengelolaan lahan. Kajian ini menggunakan metode analisis empiris terhadap dua sumber utama, yaitu data laporan tahunan BPS dan referensi karya ilmiah yang berhubungan dengan praktek pelaksanaan Revolusi Hijau di Indonesia. Hasil konklusi Kajian menegaskan bahwa aplikasi input modern berimplikasi pada fluktuasi produksi padi di Kabupaten Ngawi. Temuan ini mengisi kekosongan literatur ilmiah yang belum menyentuh aspek historis spesifik pada kasus Ngawi. Dalam studi ini, secara universal memang input modern telah berhasil meningkatkan hasil pertanian padi di Ngawi, namun berdasarkan sejumlah hasil kajian terbaru menyatakan bahwa Revolusi Hijau berkontribusi besar terhadap timbulnya problematika ekologis pada masa mendatang. Oleh karena itu, untuk menampilkan narasi historis yang akurat, kajian ini secara implisit merekomendasikan agar dilakukan kajian lebih mendalam guna memperkaya khazanah pertanian, khususnya di Ngawi. 

Kata Kunci: Revolusi Hijau, produktivitas tanaman padi, Kabupaten Ngawi

Referensi

Aida, S. N., & Utomo, A. D. (2019). Pendugaan Daya Dukung Perairan Untuk Budidaya Ikan dalam Keramba Jaring Apung di Waduk Pondok, Ngawi Jawa Timur. BAWAL WIDYA RISET PERIKANAN TANGKAP, 10(3), 197–208.

Ameen, A., & Raza, S. (2017). Green Revolution: A Review. International Journal of Advances in Scientific Research, 03(12), 129–137.

Andrianto, A. D. (2023). Transformasi Pertanian Masa Orde Baru dalam Mewujudkan Kemandirian. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, November.

Ariefiansyah, R. (2018). Transformasi Wereng Batang Cokelat dari ‘Hama Tidak Penting’ Menjadi ‘Hama Elite’ pada Ekosistem Padi Sawah di Pulau Jawa: Sebuah Pembahasan Etnografi Multispesies. ANTROPOLOGI INDONESIA, 39(1).

Arifin, F. (2023). Metode Sejarah: Merencanakan dan Menulis Penelitian Sejarah (I. Subchi (ed.)). Deepublish Digital.

Ariska, F. M., & Qurniawan, B. (2021). Perkembangan Impor Beras di Indonesia. Jurnal Agrimal, 1(1).

Ariyadi, L. (2025). Analisis Lumbung Pupuk Organik Cair Sebagai Pendukung Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan Komoditas Padi Di Kabupaten Ngawi. Manajemen Agribisnis: Jurnal Agribisnis, 25.

Azahra, J. N., Khoiri, T. W., Puspita, M. C. A., & Ribawati, E. (2024). Revolusi Hijau Masa Orde Baru. Sindoro CENDEKIA PENDIDIKAN, 5(3), 1–7.

Badan Pusat Statistik. (1978). Luas & Intensitas Serangan Hama & Penyakit Terhadap Tanaman Padi di Indonesia. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1976). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1976. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1977). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1977. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1978). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1978. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1979). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1979. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1985). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1985. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1995). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1995. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1997). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1997. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi. (1998). Kabupaten Ngawi Dalam Angka 1998. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1970). Jawa Timur Dalam Angka 1970. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1971). Jawa Timur Dalam Angka Tahun 1971. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1984). Statistik Alat-Alat Pertanian di Jawa Timur Tahun 1982-1983. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1986a). Produksi Padi di Jawa Timur 1971-1985. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1986b). Statistik Alat-Alat Pertanian di Jawa Timur Tahun 1984-1985. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1987). Produksi Padi di Jawa Timur 1986. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1988a). Jawa Timur Dalam Angka 1988. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1988b). Produksi Padi dan Palawija di Jawa Timur 1987. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1990). Jawa Timur Dalam Angka 1990. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1991). Jawa Timur Dalam Angka 1991. perpustakaan.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (1994). Jawa Timur Dalam Angka 1994. perpustakaan.bps.go.id.

Baehaki, S. E. (2012). Perkembangan Biotipe Hama Wereng Coklat pada Tanaman Padi. IPTEK TANAMAN PANGAN, 2005(9), 8–17.

Farawita, F. (2018). Degradasi ekologi dan kapitalisme revolusi hijau dalam buku teks sejarah sma. HISTORIA: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, I(2), 77–82.

Gultom, F., & Harianto, S. (2021). Revolusi Hijau Merubah Sosial-Ekonomi Masyarakat Petani. Temali: Jurnal Pembangunan Sosial, 4(2), 145–154.

Hanifah, Z. M., Elfhani, N., Hafiza, M. F. I., & Ribawati, E. (2024). Pengaruh Revolusi Hijau pada Masa Orde Baru di Indonesia. Sindoro CENDEKIA PENDIDIKAN, 5(3), 1–6.

Hartanto, D., & Yuliani, S. (2019). Statistik Riset Pendidikan (Pertama). Cahaya Firdaus.

LIPI. (1978). Staff Summary Report : Workshop on Food and Nutrition Policy in Indonesia : https://doi.org/10.17226/27498

Mahendra, Y. A., & Anwari, I. R. M. (2024). Bank Rakyat Indonesia di Masa Peralihan Orde Lama dan Orde Baru Tahun 1950-1970. Journal of Historical, 1(1), 45–54.

Maidah, U. (2024). Menelisik keberhasilan dalam sistem ketahanan pangan Indonesia berdasarkan prinsip “ bottom up .” SAFSES: Social Agriculture, Food System, and Environmental Sustainability, 1(2), 72–76.

Maulidia, D. N., Kurniawan, M. R., & Yasin, M. (2023). Faktor-Faktor Krisis Dan Dampak Krisis Yang Pernah Terjadi Di Indonesia Sehingga Mengakibatkan Kerapuhan Fundamental. Student Scientific Creativity Journal (SSCJ), 1(4).

Muamaroh, L. (2017). PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN MASSAL (BIMAS) PADI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 1984 - 1998. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah, 5(2), 402–416.

Nugroho, W. B. (2018). Konstruksi sosial revolusi hijau di era orde baru. Jurnal Sosial-Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 12(1).

Nurafifa, H., Sumadinata, R. W. S., & Adinda, J. Q. (2024). MENILIK PENERAPAN KEBIJAKAN GERAKAN REVOLUSI HIJAU SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. DINAMIKA GOVERNANCE JURNAL ILMU ADMINISTRASI NEGARA, 14(03), 223–234.

Nurvianto, & Trilaksana, A. (2014). Intensifikasi Pertanian Tanaman Padi Dalam Rangka Swasembada Beras Provinsi Jawa Timur Tahun 1969 – 1984. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah, 2(3), 598–608.

Raditya, I. N. (2018, September 25). Swasembada Beras ala Soeharto: Rapuh dan Cuma Fatamorgana. Tirto.Id.

Rinardi, H., Masruroh, N. N., Maulany, N. N., & Yety Rochwulaningsih. (2019). DAMPAK REVOLUSI HIJAU DAN MODERNISASI TEKNOLOGI PERTANIAN : STUDI KASUS PADA BUDI DAYA PERTANIAN BAWANG MERAH. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 4(2).

Shaleha, P. U., Selviana, A., & Muharman, I. (2024). Sejarah Perkembangan Kebijakan Ekonomi Pada Masa Orde Baru dan Pengaruh Krisis Moneter terhadap Perekonomian Indonesia. ANALISIS SEJARAH, 14(2), 41–46.

Styawan, A. A. (2022). Pengaruh Revolusi Hijau Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Petani di Kabupaten Karanganyar Tahun 1969-1998. Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 8.

Sukmana, W. J. (2021). Metode Penelitian Sejarah. Seri Publikasi Pembelajaran, 1(2), 2–5.

Sumantri, W., & Wahyu, D. (2024). Kebijakan Agraria Pada Masa Orde Baru : Implikasi Program Revolusi Hijau Terhadap Petani Indonesia. Bihari: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah, 7(1), 37–44.

Swastika, D. K. S., Agustian, A., Suryana, A., Muslim, C., Sunarsih, & Perdana, R. P. (2021). TINJAUAN HISTORIS TEKNOLOGI VARIETAS UNGGUL DAN PROGRAM INTENSIFIKASI DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI BERKELANJUTAN. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 39(2), 103–114.

Tempo. (2019, September 15). Rizal Ramli Mengenang Era Soeharto, Bisa Ekspor Beras ke Vietnam. TEMPO.CO.

Wijayanti, R., Sholahuddin, Supriyadi, & Poromarto, S. H. (2018). Population of brown planthopper in local rice varieties . AIP Publishing, 020035(May).

Yulia, D. (2019). REVOLUSI HIJAU KEBIJAKAN EKONOMI PEMERINTAH BIDANG PERTANIAN DI KANAGARIAN SELAYO TAHUN 1974-1998. Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 4(2), 78–89.

Yunus, A., Salman, D., Demmallino, E. B., & Viantika, N. M. (2016). Sociotechnical Change and Institutional Adjustment in Paddy Rice Farming During Post Green Revolution in Indonesia. International Journal of Agriculture System (IJAS), 4(2).

Zain, I. I. M. (2025). KEBIJAKAN REVOLUSI HIJAU DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTANIAN PADI DI KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 1979-1998. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER FAKULTAS.

Diterbitkan
2026-04-21