ANALISIS DEIKSIS DALAM CERPEN “SUATU MALAM, KETIKA PUISI TAK MAMPU IA TULIS LAGI” KARYA SANDI FIRLY
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan deiksis dalam cerpen “Suatu Malam, Ketika Puisi Tak Mampu Ia Tulis Lagi” karya Sandi Firly dengan menggunakan kajian pragmatik. Deiksis merupakan unsur kebahasaan yang maknanya bergantung pada konteks situasi tutur, seperti penutur, mitra tutur, waktu, tempat, dan hubungan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berupa teks cerpen, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung unsur deiksis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, serta menafsirkan jenis dan fungsi deiksis berdasarkan konteks tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini memuat berbagai jenis deiksis, meliputi deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, deiksis penunjuk, dan deiksis sosial. Penggunaan deiksis tersebut berperan penting dalam memperjelas sudut pandang tokoh, latar waktu dan tempat, serta hubungan sosial antartokoh, sehingga turut memperkuat makna dan pesan yang ingin disampaikan pengarang. Dengan demikian, analisis deiksis memberikan kontribusi dalam membantu pembaca memahami makna cerita secara lebih kontekstual dan mendalam.


