KESANTUNAN BERBAHASA PEDAGANG KAKI LIMA KOTA LANGSA

  • Teuku Zulkifli Program Studi Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Samudra
  • Joko Hariadi Program Studi Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Samudra
  • Muhammad Taufik Hidayat Program Studi Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Samudra
Keywords: Kesantunan Berbahasa, Pedagang Kaki Lima, Langsa

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Kesantunan Berbahasa Pedagang Kaki Lima  Kota Langsa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data diperoleh dari semua tuturan yang mengandung kesantunan berbahasa di dalam transaksi jual beli antara pedagang kaki lima dengan pembeli di Jln. Teuku Umar Langsa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik rekam, catat dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain dengan mendengar dan menganalisis tuturan berdasarkan teori Leech yang berkaitan dengan kesantunan berbahasa. Hasil analisis yang telah didapatkan  menunjukan bahwa kesantunan berbahasa pedagang kaki lima Kota Langsa  tuturan yang mengandung maksim kesimpatian lebih dominan dibandingkan maksim kebijaksanaa, maksim kedemawanan, maksim pujian, maksim kesimpatian serta tidak ditemukan maksim kesederhanaan. Hal ini dikarenakan pada situasi jual beli antara pedagang dan pembeli masing-masing berupaya untuk menunjukan rasa simpati kepada kedua be;ah pihak  serta ditemukan sedikit  tuturan yang melanggar prinsip kesantuan berbahasa

Published
2021-03-08