Intervensi Gizi Darurat Melalui Distribusi Makanan Bergizi Pada Masyarakat Korban Banjir di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang
Abstrak
Banjir yang melanda Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang berdampak signifikan terhadap kondisi sosial, kesehatan, dan ketahanan pangan masyarakat. Pasca banjir, keterbatasan akses terhadap bahan pangan bergizi menyebabkan kelompok rentan, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan lansia, berisiko mengalami gangguan kesehatan dan penurunan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan intervensi gizi darurat melalui distribusi makanan bergizi kepada masyarakat korban banjir sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi dasar dan pencegahan masalah kesehatan pascabencana. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi lokasi dan kelompok sasaran, analisis kebutuhan gizi darurat, pendistribusian paket makanan bergizi dan sesuai kondisi darurat, serta edukasi singkat terkait pentingnya asupan gizi seimbang selama masa pemulihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi gizi darurat membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan bergizi dan memberikan dukungan awal bagi pemulihan kesehatan kelompok terdampak. Program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi gizi sederhana dan aplikatif dalam penanganan bencana banjir di wilayah rawan bencana.
Referensi
Taryana, A., El Mahmudi, M. R., & Bekti, H. (2022). Analisis kesiapsiagaan bencana banjir di Jakarta. JANE-Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 302-311.
Nadeak, A., A. P. Nugraha, J. Marbun, H. Siregar & Berlianti. (2024). Analisis penyebab dan dampak banjir (studi kasus: Jalan Abdul Hakim, Kelurahan Tanjung Sari, Kota Medan). Triwikrama : Jurnal Ilmu sosial, 5(7), 1-5.
Yanti, S. S., Gajah, G. K., & Marniati. (2025). Kekurangan energi protein pada balita usia 1–3 tahun: literature review. Journal of Literature Review. https://doi.org/10.63822/3kh9d702
