Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Di Kelas II SD Negeri 006 Limau Manis
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang belum terlaksana secara efektif dan optimal dimana peserta didik masih kurang berpikir secara kritis dan inovatif, tidak dilibatkan secara langsung pada permasalahan nyata, belum dilibatkan dalam bekerja sama dengan teman di dalam kelas, dan guru belum memberikan permasalahan-permasalahan nyata yang dekat dengan lingkung an peserta didik sehingga proses pembelajaran kurang bermakna bagi peserta didik dan hasil belajar peseta didik masih rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan model Problem Based Learning di kelas II
SD Negeri 006 Limau Manis. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif pada peserta didik kelas II. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dibuktikan dari hasil analisis a) rata-rata RPP siklus I yaitu 81, 94% (B), meningkat pada siklus II menjadi 94,44% (SB), b) pelaksanaan pembelajaran pada aspek guru, siklus I 81,25% (B) meningkat pada siklus II 93,75% (SB) dan pada aspek peserta didik siklus I 78,12% (B) meningkat pada siklus II 90,62% (SB). c) Hasil belajar peserta didik siklus I memperoleh nilai 79,34 (C) dan meningkat pada siklus II menjadi 90,19 (B). Dapat disimpulkan bahwa dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II SD Negeri 006 Limau Manis.
