Peran Teori Belajar Behavioristik Terhadap Kurikulum Merdeka Belajar Pada Abad 21
Abstrak
Pendidikan merupakan suatu proses usaha dasar dan terencana yang didalamnya terdapat pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran, dimana pembelajaran dilakukan dengan menyenangkan sehingga peserta didik dapat berpartisipasi secara aktif, mengembangan bakat dan potensi dalam diri anak tersebut. Tuntutan dari perkembangan zaman membuat Pendidikan menyesuaikan dengan adanya pembaharuan yang harus dilakukan, seperti pembaharuan terhadap kurikulum, tenaga pendidik yang profesional dan juga metode pembelajaran yang digunakan. Kurikulum Merdeka belajar adalah kurikulum yang diterapkan pada abad 21 ini, dimana dalam kurikulum Merdeka guru diberikan kebebasan untuk merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan siswa dan tuntutan perkembangan zaman. Banyaknya teori dan metode yang digunakan dalam pembelajaran menjadi salah satu Solusi yang bisa dilakukan untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan juga interaktif, salah satu teori yang bisa dijadikan pedoman dalam pembelajaran adalah teori behavioristik, dimana teori ini relevan dengan kurikulum Merdeka yang berfokus pada perilaku peserta didik yang dihasilkan dari pengaruh dan rangsangan dari lingkungan dan juga penguatan yang diberikan oleh guru sebagai fasilitator akan membentuk perilaku positif yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini adalah analisis terhadap kumpulan data (tinjauan pustaka) yang bersumber dari artikel, jurnal, dan buku yang relevan untuk memecahkan masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran teori pembelajaran behavioristik dalam pengembangan dan implementasi kurikulum Merdeka Belajar abad ke-21. Teori pembelajaran behavioristik yang menitikberatkan pada perubahan tingkah laku akibat interaksi dengan lingkungan memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung filosofi kurikulum ini. Teori ini membantu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar melalui penggunaan penguatan positif dan negatif, pembelajaran bertahap, observasi dan evaluasi berkelanjutan, dan struktur yang jelas. Selain itu, penerapan teknologi pendidikan yang mendukung umpan balik langsung dan penyesuaian pembelajaran berdasarkan kinerja siswa memperkuat relevansi teori perilaku dalam konteks kontemporer.Studi ini menunjukkan bahwa meskipun teori perilaku memberikan dasar yang kuat, mengembangkan kurikulum pembelajaran mandiri juga memerlukan integrasi pendekatan lain untuk memenuhi beragam kebutuhan dan gaya belajar siswa abad ke-21.Oleh karena itu, penggabungan pendekatan-pendekatan yang berbeda ini diharapkan akan menghasilkan pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif dan efektif.
