The Penerapan Principal Component Analysis (PCA) dalam Identifikasi Kesesuaian Habitat Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kawasan Gunung Sala, Aceh Utara

The Application of Principal Component Analysis (PCA) in Identifying of Habitat Suitability for Sumatran Elephants (Elephas maximus sumatranus) in the Mount Sala Area, Aceh Utara

  • Suryadi Suryadi Universitas Almuslim
  • Zulfikar Zulfikar Universitas Almuslim
  • Abdullah Abdullah Universitas Syiah Kuala
  • Zulfikar Zulfikar Universitas Syiah Kuala
  • Samsul Muarrif Universitas Syiah Kuala
Keywords: Gajah sumatra, gunung sala, habitat, PCA, restorasi, zona riparian

Abstract

Konflik manusia–gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) meningkat seiring berkurangnya luasan dan kualitas habitat akibat alih fungsi lahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik lingkungan serta menganalisis tingkat kesesuaian habitat gajah sumatera di kawasan Gunung Sala, Kabupaten Aceh Utara, menggunakan pendekatan spasial dan principal component analysis (PCA). Data dikumpulkan dari sepuluh titik pengamatan yang merepresentasikan variasi kondisi ekologis, meliputi tutupan vegetasi, jarak ke sumber air, elevasi, kemiringan lereng, dan tingkat gangguan antropogenik. Hasil pemetaan menunjukkan dua titik tergolong “Sangat Sesuai”, tujuh titik “Sesuai”, dan satu titik “Kurang Sesuai”. Habitat dengan kesesuaian tinggi umumnya berada di dekat sungai, bertopografi landai, dan memiliki vegetasi rapat, sedangkan kesesuaian rendah ditemukan pada elevasi tinggi dan jauh dari sumber air. Analisis PCA mengidentifikasi dua komponen utama yang menjelaskan variasi spasial kesesuaian habitat, dengan jarak ke air, tutupan vegetasi, dan gangguan manusia sebagai variabel dominan. Hasil penelitian ini menyediakan dasar ilmiah bagi pengembangan zonasi konservasi, pemulihan habitat, dan mitigasi konflik manusia–gajah secara berkelanjutan.

Author Biographies

Suryadi Suryadi, Universitas Almuslim

Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Almuslim
Jl. Almuslim, Matangglumpangdua, Bireuen, Aceh, 24261, Indonesia

Zulfikar Zulfikar, Universitas Almuslim

Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Almuslim
Jl. Almuslim, Matangglumpangdua, Bireuen, Aceh, 24261, Indonesia

Abdullah Abdullah, Universitas Syiah Kuala

Jurusan Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Syiah Kuala
Jl. Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia
Pusat Riset Konservasi Gajah dan Hutan Keanekaragaman Hayati, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf, Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia

Zulfikar Zulfikar, Universitas Syiah Kuala

Pusat Riset Konservasi Gajah dan Hutan Keanekaragaman Hayati, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf, Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia

Samsul Muarrif, Universitas Syiah Kuala

Pusat Riset Konservasi Gajah dan Hutan Keanekaragaman Hayati, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf, Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia

Published
2026-02-06