Potensi Habitat Burung Ordo Ciconiiformes di Kawasan Lahan Basah Kabupaten Aceh Barat

Potential Habitat of the Ciconiiformes Order Birds along the wetland area of Aceh Barat Regency

  • Muhammad Nur Universitas Jabal Ghafur
  • Zulfikar Zulfikar Universitas Syiah Kuala
  • Hendra Yulisman Universitas Syiah Kuala
  • Abdullah Abdullah Universitas Syiah Kuala
Keywords: Aceh Barat, burung, koridor pakan, lahan basah, ordo Ciconiiformes

Abstract

Pesisir Aceh Barat memiliki mosaik habitat lahan basah seperti mangrove, muara sungai, laguna, pertambakan, dataran lumpur pasang surut, sawah pesisir, dan pantai berbatu yang berfungsi sebagai area makan, beristirahat, dan berbiak bagi burung air ordo Ciconiiformes. Bukti ekologi menunjukkan bahwa produktivitas mangrove, ketersediaan invertebrata pada dataran lumpur, serta dinamika pasang-surut menjadi faktor penting yang menentukan kehadiran dan kelimpahan kelompok burung ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komposisi jenis dan tingkat keanekaragaman burung Ciconiiformes serta mengevaluasi kondisi habitat lahan basah di Aceh Barat. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan melalui pengamatan langsung dengan analisis indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dan dominansi Simpson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesisir Aceh Barat memiliki potensi sebagai habitat penting, dengan famili Ardeidae sebagai kelompok paling dominan. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’ = 0,49) mengindikasikan kategori rendah akibat dominasi Bubulcus ibis. Indeks dominansi Simpson (D = 0,79) menunjukkan komunitas tidak seimbang. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengelolaan berbasis bentang lahan melalui restorasi mangrove, perlindungan dataran lumpur, pengaturan tambak ramah-burung, dan pemantauan berbasis komunitas.

Author Biographies

Muhammad Nur, Universitas Jabal Ghafur

Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Jabal Ghafur
Jl. Gle Gapui - Sigli, Pidie, Aceh, 24182, Indonesia

Zulfikar Zulfikar, Universitas Syiah Kuala

Pusat Riset Konservasi Gajah dan Hutan Keanekaragaman Hayati, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf, Darussalam - Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia

Hendra Yulisman, Universitas Syiah Kuala

Pusat Riset Konservasi Gajah dan Hutan Keanekaragaman Hayati, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf, Darussalam - Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia
Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala
Jl. Hasan Krueng Kalee, Darussalam - Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia

Abdullah Abdullah, Universitas Syiah Kuala

Pusat Riset Konservasi Gajah dan Hutan Keanekaragaman Hayati, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf, Darussalam - Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia
Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala
Jl. Hasan Krueng Kalee, Darussalam - Banda Aceh, Aceh, 23111, Indonesia

Published
2025-11-16