Potensi Pupuk Organik Cair Kombinasi Daun Kelor dan Lamtoro terhadap Performa Pertumbuhan Bawang Merah
Potential of Combined Moringa and Leucaena Leaf Liquid Organic Fertilizer for Enhancing Shallot Growth Performance
Abstract
Bawang merah termasuk komoditas hortikultura yang banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia dalam berbagai olahan pangan. Produktivitas tanaman ini dapat didorong melalui pemberian pupuk organic cair (POC) yang menggunakan berbagai bahan organik. Kajian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan formulasi berbahan kelor dan lamtoro dalam mendukung hasil bawang merah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas enam tingkat konsentrasi dan masing-masing diulang empat kali. Taraf konsentrasi pupuk cair yang diperlakukan meliputi P0 sebesar 0%, P1 sebesar 10%, P2 sebesar 15%, P3 sebesar 20%, P4 sebesar 25%, serta P5 sebesar 30%. Parameter pertumbuhan yang diukur mencakup banyaknya umbi dalam satu rumpun, massa segar umbi setiap rumpun, massa segar keseluruhan rumpun, serta diameter umbi. Data hasil pengamatan selanjutnya diuji melalui analisis varians. Hasil pengujian memperlihatkan adanya respons pada banyaknya umbi, massa umbi, dan akumulasi bobot segar keseluruhan, sedangkan diameter umbi tidak memperlihatkan respons yang signifikan. Di antara seluruh taraf yang dicobakan, formulasi POC 15% memberikan hasil terbaik. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa biomassa kelor bersama lamtoro dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan organik dalam formulasi POC guna menunjang hasil serta perkembangan tanaman bawang merah.
Copyright (c) 2026 Jurnal Jeumpa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










