Kandungan Gizi Kerang Darah (Tegillarca granosa) di Kawasan Ekosistem Mangrove Kota Langsa, Aceh, Indonesia
Nutritional Content of Blood Cockles (Tegillarca granosa) in the Mangrove Ecosystem of Langsa City, Aceh, Indonesia
Abstract
Kerang Darah (Tegillarca granosa) salah satu spesies kerang yang hidup pada kawasan mangrove dengan cara membenamkan tubuhnya kedalam substrat untuk menghindari dari pemangsaan predator. Kandungan nutrisi yang tinggi dan rasanya yang lezat merupakan faktor utama yang menyebabkan T. granosa menjadi sumber makanan yang disukai oleh masyarakat untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian untuk menganalisis kandungan gizi yang terkandung pada kerang darah yang hidup dikawasan mangrove Kota Langsa. Pengambilan sampel T. granosa dilakukan pada tiga lokasi dengan kondisi lingkungan yang bervariasi baik dari vegetasi mangrove maupun komposisi sedimen yang bervariasi. Lokasi I kawasan ekosistem mangrove Lhok Banie, lokasi II kawasan ekosistem mangrove Pusong, sedangkan lokasi III kawasan ekosistem mangrove Kuala Langsa. Setelah terkumpulkan sampel T. granosa selanjutnya dilakukan preparasi dan selanjutnya dianalisis kandungan gizi berupa protein, lemak, karbohidrat, abu dan kandungan air. Hasil penelitian menunjukkan kandungan proksimat yang paling tinggi yaitu kandungan air dengan nilai rata-rata mencapai 68.90%, sedangkan yang paling rendah yaitu kadar abu rata-rata sebesar 1.78%. Kandungan gizi yang terkandung pada T. granosa sangat bervariasi, protein memiliki komposisi yang paling tinggi dengan nilai rata-rata mencapai 13.84%, diikuti kandungan rata-rata karbohidrat dan lemak. Kandungan protein pada T. granosa ini lebih tinggi dari yang dilaporkan dari hasil penelitian dari pesisir Sumatera Utara dan Mesir, sehingga sangat layak untuk dikonsumsi untuk memenuhi gizi masyarakat.
Copyright (c) 2026 Jurnal Jeumpa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










