MENGENANG KEMBALI
MADRASAH ISLAM MODEREN LANGSA, 72 TAHUN YANG LALU SEBAGAI WADAH PEMBAHARUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ACEH
Abstract
Madrasah Islam Modern (MIM) Langsa, yang berdiri sejak tahun 1948 oleh Ismail Thayeb Paya Bujok 72 tahun yang lalu merupakan salah satu pendidikan moderen di pantai timur Aceh, yang terdiri atas 3 tingkatan tingkatan permulaan, menengah pertama dan menengah atas, dan telah banyak menyumbangkan konstribusi buat anak bangsa. Tujuannya selain berhasil mencetak kader-kader masyarakat/pemuda Islam dalam masyarakat, dan para alumninya berperan aktif sebagai tokoh kaliber terkenal dalam bidang pemerintahan/ militer, anggota parlemen dan tenaga pendidikan di Aceh, misalnya Alauddin AE (militer/Bupati Aceh Timur), Ibrahim Daud (guru/anggota Dewan dari fraksi Golkar dan Zainab AR anggota Dewan dari komisi PPP Kabupaten Aceh Timur), dan setelah dua dasawarsa MIM membuat kegiatan ulang tahun ke-22 tahun 1970 dengan sangat meriah, dan dihadiri tamu undang baik dari Aceh dan luar negeri. Permasalahannya dalam kajian ini sebagai berikut; (1) bagaimana berdirinya Madrasah Islam Modern Langsa sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam?, (2) bagaimana rencana pengajaran Madrasah dan Tenaga Guru/Pelajar?, (3) bagaimana perkembangan Madrasah Islam Moderen Tahun 1948-1970?, (4) apa saja usaha dalam pembaharuan pendidikan agama Islam?, (5) bagaimana pembinaan sebagai angkatan muda dalam parlemen, pemerintah dan tenaga pendidikan?, dan (6) bagaimana kegiatan dan perayaan ulang tahun ke-22 Madrasah Islam Moderen?. Metode penelitian yang digunakan adalah Sejarah Kritis mencakup empat tahapan; Heuristik yaitu mencari dan mengumpulkan berbagai jenis sumber baik primer maupun skunder yang diperlukan sesuai dengan tujuan penelitia, Kritik terhadap sumber-sumber baik kritik ekstern maupun instern guna menguji otentisitas dan kridebilitas apakah sumber asli atau palsu; Menginterpretasikan atau memunculkan berbagai fakta yang diperlukan dari sumber atau mengumpulkan fakta, dan Melakukan historiografi atau dengan cara merangkaikan dari peristiwa-peristiwa sejarah yang dijadikan sebuah tulisan sejarah/karya tulis. Hasilnya keberadaan MIM berhasil memperbaharui sistem pendidikan tradisional ke sistem persekolahan berdasarkan jenjang pendidikan yaitu permulaan (Ibtidaiyah/SD); menengah pertama (setara MTs/ SLTP), dan menengah atas (setara MA/SLTA). Alumni-alumni MIM sebagaian besar menjadi tokoh ilmuwan berkaliber terkenal dalam bidang pemerintahan, militer, anggota parlemen dan tokoh pemimpin masyarakat di Aceh.
References
Anas Johan, H (umur 61 tahun), tempat tinggal Kampung Paya Bujok Tunong-Langsa. Pekerjaan: Mantan Kepala Biro Perencana Univ. Samudra dan tokoh masyarakat Kota langsa.
Bambang Suwondo, at. al. (1984).Sejarah Pendidikan Daerah Istimewa Aceh. Jakarta: Depdikbud.
Gadalba Sidi, 1980. Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu. Jakarta: Bhatara Karya Aksara.
Gottschalk Louis, terjemahan Nugroho Notosusanto, 1975. Mengerti Sejarah Pengaatr Metode Sejarah. Jakarta: Yayasan Penerbit UI.
Hasjmy, A, (1978). Bunga Rampai Revolusi Tanah Aceh. Jakarta: Bulan Bintang.
Ibrahim Daud, H (umur 73 tahun), tempat tinggal Paya Bujok Seuleumak Langsa. Pekerjaan, alumni MIM, mantan Kepala MIN Simpang Ulim, Pensiunan Pegawai Kementerian Agama Kota langsa dan tokoh masyarakat Kota Langsa.
Ilyas (umur 53 tahun), tempat tinggal Desa Sukareja-Sungai Leung, mantan Kepala MAS Gampong Teungoh, dan Ketua Pengawas Kementerian Agama Kota Langsa.
Ismail Thaib Payabudjouk, 1970. Pembinaan Angkatan Muda. Langsa: Yayasan Madrasah Islam Moderen (Modern Islamic School).
Ismuha, 1969. Lahirnja “Persatuan Ulama Seluruh Atjeh 30 Tahun Jang Lalu”. Sinar Darussalam. Banda Aceh: YPD Unsyiah-IAIN Ar-raniry..
Mahmud Yunus, 1979. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Mutiara.
Muhammad Natsir Hasan, (umur 69 tahun), tempat tinggal Gampong Ie Bintah Manyak Payed. Pekerjaan: Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan MIM, dan mantan Geuchik Ie Bintah dan Mukim Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Muchdar, H (umur 59 tahun), tempat tinggal Kampung Blang Langasa. Pekerjaan, mantan Kepala MIM Sukarejo dan Pengawas Kantor Kementerian Agama Kota Langsa serta tokoh masyarakat Kota langsa.
Nur El-Ibrahimy, M, 1982. Teungku Muhammad Daud Beureueh. Jakarta: Gunung Agung.
Sarita Pawiloy, 1974. Madrasah Islam Moderen: Banda Aceh: Pusat Latihan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Aceh – Darussalam.
Usman, 1990. Skripsi FKIP Unsyiah. Peranan Alumni Madrasah Sa’adah Abadiyah Blang Paseh Sigli di Aceh 1937-1950. Banda Aceh: FKIP-Unsyiah.
Syamsyidar, Hj (umur 65 tahun), tempat tinggal Kampung Jawa Belakang Langsa. Isteri M. Yunus Nurdin.
Zainab AR, Hj. (umur 74 tahun), tempat tinggal Matang Seulimeng-Langsa. Pekerjaan: Pernah Ketua Yayasan Pendidikan MIM Langsa, dan pernah anggota DPR Aceh Timur Aceh dan DPRD Provinsi Aceh





1.png)
.png)