PERTENTANGAN ANTARA CHRISTIAN SNOUCK HURGRONJE DAN JOHANES BENEDICTUS VAN HEUTSZ DALAM PENETAPAN KEBIJAKAN KOLONIALISME BELANDA DI ACEH (1898-1904)

  • Irfan Dame Alumni Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Samudra
  • Teuku Junaidi Universitas Samudra
  • Sukirno Sukirno

Abstract

Johanes Benedictus van Heutsz menerapkan perang frontal yang kejam dan mulanya hal ini mendapat
dukungan Christian Snouck Hurgronje. Namun Christian Snouck Hurgronje mengajukan perubahan
strategi penaklukkan dengan menerapkan kebijakan politik Asosiasi untuk meredam perlawanan rakyat
Aceh. Perbedaan pandangan antara Christian Snouck Hurgronje dan Johanes Benedictus van Heutsz
telah dimulai dengan munculnya usulan politik asosiasi ini.
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui latar belakang munculnya pertentangan antara
Christian Snouck Hurgronje dan Johanes Benedictus Johanes Benedictus van Heutsz dalam menetapkan
Kebijakan Kolonial Belanda di Aceh. Untuk mengetahui dampak terjadinya pertentangan dalam bidang
Politik, Militer dan Sosial di Aceh.
Penelitian ini memperoleh hasil bahwa Yang melatarbelakangi pertentangan antara Christian Snouck
Hurgronje dan Johanes Benedictus van Heutsz adalah disebabkan oleh latar belakang profesi yang
berbeda antara keduanya dimana Christian Snouck Hurgronje memiliki dasar profesi ilmuwan yang
bekerja dalam bidang orientalisme. Sementara itu Johanes Benedictus van Heutsz memiliki dasar profesi
militer, keras, kejam, sadis adalah bagian dari konsep pemikirannya. Dampak dalam bidang Politik
adalah munculnya perpecahan, politik saling meninggalkan, menjatuhkan antara keduanya. Dampak
dalam bidang militer adalah merajalelanya agresifitas pasukan militer Belanda yang tidak terkontrol.
Dampak dalam bidang sosial adalah munculnya suatu kondisi yang tidak aman bagi masyarakat Aceh.

Published
2018-04-17
How to Cite
Dame, I., Junaidi, T., & Sukirno, S. (2018). PERTENTANGAN ANTARA CHRISTIAN SNOUCK HURGRONJE DAN JOHANES BENEDICTUS VAN HEUTSZ DALAM PENETAPAN KEBIJAKAN KOLONIALISME BELANDA DI ACEH (1898-1904). SEUNEUBOK LADA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya Dan Pendidikan, 1(1), 32-45. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/jsnbl/article/view/513

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>