IMPLEMENTASI SISTEM DETEKSI CYBERBULLYING BERBASIS MACHINE LEARNING MENGGUNAKAN LINEARSVC UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL PEMUDA
Abstract
Peningkatan aktivitas penggunaan media sosial di kalangan pemuda memberikan manfaat dalam komunikasi dan penyebaran informasi, namun juga meningkatkan risiko munculnya cyberbullying, toxic comment, dan ujaran negatif. Karang Taruna Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak belum memiliki sistem otomatis yang dapat membantu mengidentifikasi tingkat risiko komentar secara cepat dan mudah dipahami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan sistem deteksi cyberbullying berbasis machine learning untuk mendukung keamanan dan literasi digital mitra. Sistem menghasilkan klasifikasi dalam tiga kategori, yaitu Aman, Waspada, dan Berbahaya, serta dilengkapi dashboard analitik dan pusat literasi digital. Hasil pengujian menunjukkan accuracy sebesar 89,8%, dengan weighted average precision, recall, dan F1 score masing masing sebesar 0,898. Implementasi aplikasi juga menyediakan visualisasi distribusi hasil klasifikasi dan panduan karakteristik setiap kategori risiko untuk mendukung proses edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem dapat menjadi media pendukung deteksi awal cyberbullying sekaligus sarana peningkatan pemahaman mitra mengenai keamanan dan etika komunikasi digital. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mendorong penggunaan media sosial yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab.







