PEMULIHAN USAHA MIKRO KUE RUMAHAN PASCABANJIR BANDANG MELALUI PENYEDIAAN SARANA PRODUKSI DAN BAHAN BAKU DI DESA IE BINTAH, ACEH TAMIANG
Abstract
Banjir bandang pada 27 November 2025 merusak seluruh peralatan produksi dan bahan baku usaha kue rumahan milik seorang perempuan muda di Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, sehingga produksi terhenti total dan keluarga kehilangan sumber pendapatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memulihkan aktivitas produksi dan pendapatan usaha mitra melalui penyediaan sarana produksi dan bahan baku sesuai kebutuhan riil. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu survei dan identifikasi kebutuhan, pengadaan peralatan dan bahan baku, penyerahan bantuan, serta monitoring dan evaluasi. Keberhasilan diukur dengan membandingkan kondisi usaha sebelum dan setelah intervensi pada enam indikator kualitatif, serta melalui volume produksi dan omzet selama Ramadan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keenam indikator tercapai: peralatan dan bahan baku tersedia kembali, produksi berjalan, dan motivasi mitra meningkat. Selama Ramadan, mitra memproduksi 145-kilogram lima jenis kue dengan omzet 10.125.000 rupiah, dengan kue bawang sebagai penyumbang terbesar. Penyediaan sarana produksi yang ditentukan bersama mitra terbukti mampu mengaktifkan kembali usaha mikro pangan pascabencana dalam waktu singkat. Namun, mitra masih memerlukan pendampingan lanjutan untuk menjaga keberlanjutan usaha dan memperluas pemasaran.







