ANALISIS IMPLIKATUR PERCAKAPAN PADA PIDATO PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO DALAM SIDANG KABINET PARIPURNA
Abstract
Pidato presiden sebagai wacana politik tidak hanya menyampaikan informasi secara eksplisit, tetapi juga memuat makna tersirat yang dibangun melalui konteks tutur. Penelitian ini mengkaji implikatur percakapan dalam pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan-tuturan dalam teks pidato yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis berdasarkan teori implikatur percakapan dalam kajian pragmatik. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan tuturan yang memuat makna tersirat melalui pematuhan maupun penyimpangan terhadap maksim kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikatur percakapan dimanfaatkan sebagai strategi komunikasi politik untuk menegaskan capaian pemerintah, menyampaikan kritik secara implisit, serta membangun citra kepemimpinan dan kepercayaan publik. Temuan ini menegaskan bahwa implikatur percakapan memiliki peran strategis dalam membentuk makna dan arah wacana pidato kenegaraan.


