FUNGSI DAN MOTIF TOKOH PADA CERITA RAKYAT JAWA TENGAH DEWI NAWANG WULAN: KAJIAN VLADIMIR PROPP
Abstract
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menyajikan fungsi pelaku dan motif cerita yang ada pada cerita rakyat Dewi Nawang Wulan. Penelitian ini mengggunakan pendekatan objektif dengan menggunakan berpedoman dengan metode struktural model naratologi Vladimir Propp.Desain penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa penggalan kalimat,frase, klausa atau penggalan wacana.yang diduga mengandung peristiwa-peristiwa atau pernyataan mengenai fungsi dan motif dalam cerita Sumber data dari penelitian ini yaitu seluruh kalimat,frase, klausa atau wacana pada cerita rakyat Dewi Nawang Wulan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode struktural. Metode struktural digunakan apabila masalah penelitian adalah struktur karya sastra.Data penelitian diperoleh melalui teknik pembacaan semiotik tingkat pertama, yaitu pembacaan heuristik. Metode analisis data yang dipakai adalah analisa data kualitatif menggunakan metode struktural. Teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis struktural model naratologi Vladimir Propp. Metode penyajian data pada penelitian ini disajikan secara informal yaitu hasil analisis tersebut diuraikan menggunakan kata-kata formal atau baku. Metode informal digunakan agar penyajian data bisa lebih jelas.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur fungsi pelaku yang terdapat didalam cerita Dewi Nawang Wulan ditemukan 16 fungsi pelaku dari 31 fungsi yang disampaikan oleh Vladimir Propp,kemudian adapun motif cerita dalam cerita rakyat Dewi Nawang Wulan yaitu 1) Motif Perkawinan, 2) Motif Pengembaraan, 3) Motif Kejahatan, 4) Motif Tipu Daya. Sebuah cerita rakyat tidak harus memenuhi semua fungsi karena pada tiap-tiap cerita memiliki struktur sendiri-sendiri meski sering terdapat persamaan-persamaan cerita.


