KAJIAN PRAGMATIK TERHADAP PENGGUNAAN DEIKSIS DALAM CERPEN “SAYAP DI BUMI FANA” KARYA SABRINA

  • Kristina Natalia Situmorang Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Martua Reynhat Sitanggang Gusar Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Taruli Hutajulu Universitas HKBP Nommensen Medan
  • E M. Rivaldo Sinukaban Universitas HKBP Nommensen Medan

Abstrak

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan deiksis dalam cerpen “Sayap di Bumi Fana” karya Sabrina berdasarkan kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis pragmatik. Data penelitian berupa satuan lingual yang mengandung unsur deiksis, meliputi kata, frasa, dan kalimat yang terdapat dalam teks cerpen. Data dianalisis dengan cara mengklasifikasikan jenis-jenis deiksis serta menafsirkan fungsinya dalam konteks penceritaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan deiksis dalam cerpen “Sayap di Bumi Fana” cukup dominan dan berperan penting dalam membangun kejelasan makna, alur cerita, serta hubungan antartokoh. Jenis deiksis yang ditemukan meliputi deiksis orang, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, deiksis sosial, dan deiksis penunjuk. Deiksis orang merupakan jenis yang paling sering digunakan dan berfungsi menegaskan sudut pandang tokoh serta relasi emosional dalam cerita. Deiksis tempat dan waktu berperan dalam memperjelas latar dan urutan peristiwa, sedangkan deiksis wacana menjaga keterpaduan teks. Deiksis sosial dan deiksis penunjuk memperkuat makna relasional, situasional, serta pesan moral yang terkandung dalam cerpen. Dengan demikian, penggunaan deiksis dalam cerpen ini tidak hanya bersifat gramatikal, tetapi juga berfungsi sebagai strategi pragmatik dalam membangun makna kontekstual dan kedalaman pesan cerita.

Kata kunci: pragmatik, deiksis, cerpen Sayap di Bumi Fana

Diterbitkan
2026-02-27
Bagian
Articles