ANALISIS GAYA BAHASA PERBANDINGAN DALAM LIRIK LAGU APACHE 13 PADA ALBUM BÈK PANIK. TAHUN 2019

  • Dinda Thursina Universitas Samudra
  • Joko Hariadi
  • Muhammad Taufik Hidayat Universitas Samudra

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan yang terdapat pada lirik lagu Apache 13 dalam album Bèk Panik. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdapat dalam lirik lagu grup band Apache 13 khususnya dalam album Bèk Panik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan  cara, yaitu data reduction (pemilihan data yang mengandung informasi penelitian), data display (penyajian data), dan data verification (pengambilan kesimpulan). Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa ada beberapa gaya bahasa yang digunakan oleh grup band Apache 13 untuk memperindah lirik lagunya. Dalam hal ini, grup band Apache 13 menggunakan majas metafora pada lagu Bèk Panik, Leumöh Aneuk Muda, Mona, meuneuba, Peugah ju, Kalheuh Kuliah dan Lumpoe. Gaya bahasa fabel pada lagu Tak Tông Tông, majas sinekdoke pada lagu Meuneuba, majas ironi pada lagu Meulati, majas hiperbola pada lagu Alahôm dan majas personifikasi pada lagu Lumpoe. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, dalam penelitian ini penulis berharap kepada seluruh pembaca, khususnya mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia untuk lebih memahami jenis-jenis gaya bahasa yang terkandung dalam karya sastra khususnya yang terdapat dalam lirik lagu.

Diterbitkan
2020-07-28