ANALISIS PEMAKAIAN KALIMAT IMPERATIF DALAM PROSES JUAL BELI DI PUSAT PERBELANJAAN (LANGSA TOWN SQUARE)
Abstrak
Penelitian yang berjudul ”Analisis Pemakaian Kalimat Imperatif dalam Proses Jual Beli di Pusat Perbelanjaan (Langsa Town Square)” ini mengangkat masalah mengenai bagaimana pemakaian kalimat imperatif dalam proses jual beli di pusat perbelanjaan (Langsa Town Square). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh dideskripsikan kemudian disimpulkan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu pedagang dan pembeli di Pusat Perbelanjaan (Langsa Town Square) yang sekaligus menjadi subjek dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini yaitu tuturan pedagang dan pembeli yang mengandung kalimat imperatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik simak, catat, dan rekam. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Pertama kalimat imperatif biasa (Sembilan data), kedua kalimat imperatif permintaan (sepuluh data), ketiga kalimat imperatif pemberi izin (satu data), keempat kalimat imperatif ajakan (satu data), dan kelima kalimat imperatif suruhan (dua data). Kalimat imperatif yang dominan digunakan yaitu kalimat imperatif permintaan yang menandakan bahwa masyarakat Langsa memiliki nilai kesopanan.


