Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Materi Lingkaran Kelas VIII SMPN 29 Padang

  • Boas Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Ramadoni
Keywords: Analisis, Kemampuan Pemecahan Masalah, Lingkaran

Abstract

       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi lingkaran. Penelitian ini dilakukan di SMPN 29 padang. Subjek penelitian adalah 4 orang siswa kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa SMPN 29 padang tergolong rendah karena pada 3 indikator kemampuan pemecahan masalah yaitu merencanakan penyelesaian, melakukan perhitungan, dan memeriksa kembali diperoleh rata-rata persentase kurang dari 50%. Hasil pada penelitian ini menunjukkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal  lingkaran ditinjau dari penyelesaian masalah polya menurut Alcaci, yaitu: 1) memahami masalah 50%, 2) merencanakan penyelesaian 30%,3) melakukan perhitungan 28%,4) memeriksa kembali 22%.) Memeriksa Kembali Hasil Penyelesaian 6,82 %. Hasil tersebut menunjukan bahwa pada indikator memahami masalah baik siswa dengan kriteria tinggi dan sedang rata-rata sudah memenuhi, sedangkan siswa dengan kriteria rendah masih kurang. Hampir seluruh siswa masih kurang pada indikator menyusun rencana penyelesaian, hanya sebagian saja yang sudah baik. Pada indikator melaksanakan rencana penyelesaian, baik siswa dengan kemampuan tinggi, sedang maupun rendah mampu melaksanakan dengan baik, pada indikator memeriksa kembali hasil penyelesaian, siswa di semua kategori cenderung mengabaikan dan tidak melaksanakan. Kebanyakan dari siswa belum mampu menyelesaikan permasalahan dengan metode polya, terutama pada indikator memeriksa kembali hasil penyelesaian.

Published
2023-06-23