Peningkatan Hasil Belajar Penjumlahan Dua Pecahan Berpenyebut Berbeda Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Di Kelas V SD Negeri 03 Koto Marapak Kabupaten Agam
Abstrak
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang ditemukan dalam kegiatan pembelajaran pada pelaksanaan observasi. Dalam proses pembelajaran peserta didik terlihat kurang aktif dan keberanian peserta didik dalam mengemukakan pendapat masih kurang. Hal ini memberikan pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika materi penjumlahan dua pecahan berpenyebut berbeda menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR).
Subjek pada penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas V yang berjumlah 25 orang terdiri dari 16 orang peserta didik laki-laki dan 9 orang peserta didik perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan penelitian ini meliputi dua siklus yaitu siklus I terdiri dari 2 pertemuan, dan siklus II terdiri dari 1 pertemuan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pengamatan keterlaksanaan RPP, proses pelaksanaan, dan hasil belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dokumen analisis, tes, dan non tes.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada aspek a) keterlaksanaan RPP pada siklus I diperoleh rata-rata 87,5% dengan kualifikasi baik (B) dan pada siklus II meningkat menjadi 95% dengan kualifikasi Amat baik (A), b) pada aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 84% dengan kualifikasi baik (B) dan pada siklus II meningkat menjadi 92% dengan kualifikasi Amat baik (A), c) pada aspek peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 82% dengan kualifikasi baik (B), dan siklus II meningkat dengan rata-rata 89% dengan kualifikasi baik (B), d) pada hasil belajar peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 72,14 dan meningkat pada siklus II dengan rata-rata 83,47. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dapat meningkatkan hasil pembelajaran penjumlahan dua pecahan berpenyebut berbeda.
