Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPAS Menggunakan Model Discovery Learning di Kelas IV SD Negeri 026 Huraba Kabupaten Mandailing Natal
Abstrak
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitiannya Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang meliputi empat tahap prosedur penelitian, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dalam penelitian ini terdiri dari dua yaitu : data kualitatif dan data kuantitatif, sementara sumber data dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran IPAS menggunakan model Discovery Learning.Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada beberapa aspek, diantaranya: Penilaian Modul Ajar siklus I 81,25% (Baik), dan meningkat pada siklus II menjadi 91,67% (Sangat Baik). Penilaian aspek guru siklus I pertemuan I adalah 78,12% dengan kualifikasi C (Cukup), persentase pelaksanaan dari peserta didik adalah 75% dengan kualifikasi C (Cukup). Sedangkan pada siklus I pertemuan II persentase pelaksanaan dari aspek guru adalah 84,37% dengan kualifikasi B (Baik), persentase pelaksanaan dari peserta didik adalah 87,5% dengan kualifikasi B (Baik). Pada siklus II ini rata-rata persentase dari aspek guru adalah 93,75% dengan kualifikasi SB ( sangat baik) dan persentase dari apek peserta didik adalah 90,62% dengan kualifikasi SB (sangat baik). Hasil belajar peserta didik dan pada siklus I adalah 75,51 B (Baik) dan meningkat pada siklus II yaitu diperoleh nilai rata-rata 83,62 (Baik). Maka dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS di kelas IV SDN 026 Huraba Kabupaten Mandailing Natal.
