Analisa Beban Pedingin Pada Peti Kemas Untuk Pengiriman Udang

  • Taufan Arif Adlie Program Studi Teknik Mesin, Universitas Samudra - Meurande - Langsa 24416, Aceh
  • Fazri Amir Program Studi Teknik Mesin, Universitas Samudra - Meurande - Langsa 24416, Aceh
Keywords: Refrigerasi, Beban pendingin, Kelembaban relatif

Abstract

Bidang refrigerasi dan pengkondisian udara saling berkaitan satu sama lain, tetapi masing-masing mempunyai ruang lingkup yang berbeda. Penerapan teknik refrigerasi yang terbanyak adalah refrigerasi industri yang meliputi pemrosesan, pengawetan makanan, penyerapan kalor dari bahan-bahan kimia, perminyakan dan industri petrokimia. Selain dari itu, terdapat penggunaan khusus seperti pada industri manufaktur dan konstruksi. Tulisan ini menganalisa beban pendingin pada peti kemas yang terdapat pada kabin pendingin peti kemas yang suhunya harus dipertahankan oleh sistem refrigerasi. Kapasitas peti kemas adalah sebesar 27 Ton (udang) dengan beban pendingin total diperoleh sebesar 6,81 KW, temperature kabin 18 0C dengan kelembaban relatif 50%, temperature lingkungan 38 0C dengan kelembaban relatif 85%. Refrigerant yang digunakan pada system adalah R134a karena ramah terhadap lingkungan.

Published
2014-12-30
How to Cite
1.
Adlie TA, Amir F. Analisa Beban Pedingin Pada Peti Kemas Untuk Pengiriman Udang. JURUTERA [Internet]. 2014Dec.30 [cited 2026Oct.28];1(02):58 -61. Available from: https://ejurnalunsam.id/index.php/jurutera/article/view/742
Section
Articles