RATIO DECIDENDI HAKIM DALAM SENGKETA PERSETUJUAN LINGKUNGAN MASYARAKAT ADAT SUKU AWYU

  • Immanuela Yolanda Universitas Brawijaya
  • Muhammad Zufar Aiman Universitas Brawijaya
  • Shinta Hadiyantina Universitas Brawijaya
  • Anindita Purnama Ningtyas Universitas Brawijaya
Keywords: Ratio Decidendi, Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup, Persetujuan Lingkungan, Masyarakat Adat Suku Awyu, Hukum Perizinan

Abstract

Persetujuan Lingkungan merupakan instrumen preventif krusial dalam sistem Perizinan Berusaha di Indonesia. Penelitian ini mengkaji isu hukum utama yaitu apakah ratio decidendi hakim dalam sengketa penerbitan Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup untuk PT Indo Asiana Lestari di atas hutan adat Suku Awyu telah mencerminkan keadilan substantif dan perlindungan hak konstitusional masyarakat adat. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), serta pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratio decidendi hakim di ketiga tingkatan peradilan cenderung formalistik-prosedural dan belum mengakomodasi prinsip keadilan substantif serta hak-hak konstitusional masyarakat adat. Kondisi ini menunjukkan bahwa instrumen Persetujuan Lingkungan belum berjalan efektif dalam menjamin meaningful participation serta mencegah potensi kerusakan lingkungan dan dampak sosial-budaya. Untuk itu diperlukan rekonstruksi model meaningful participation dalam AMDAL serta rekonstruksi pengujian persetujuan lingkungan berbasis ecological justice. Kebaruan penelitian ini terletak pada rekonstruksi model meaningful participation dalam AMDAL dan standar pengujian heightened scrutiny berbasis ecological justice di PTUN, sebagai kontribusi terhadap pengembangan hukum lingkungan dan hukum administrasi negara Indonesia.

References

Atmosudirdjo, Prajudi. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1981.

BBC News Indonesia. “Hakim PTUN Jayapura Tolak Gugatan Suku Awyu yang Menentang Perkebunan Sawit.” BBC News Indonesia, 2023. https://www.bbc.com/indonesia/articles/cm5k548801zo.

Bookman, Sam. “Demystifying Environmental Constitutionalism.” Environmental Law Review 54, no. 1 (2023): 1–77.

Eichler, Jessika, and Fanny Verónica Mora Navarro. “Proceduralising Indigenous Peoples’ Demands: Indigenous Environmental Rights and Legal Pluralism in Contemporary Jurisprudence.” Legal Pluralism and Critical Social Analysis 55, no. 1 (2023): 5–34. https://doi.org/10.1080/27706869.2023.2194846.

Fadiyah, Hairunnisa Rahmi, and Fadhel Ally Muhammad. “Legal Protection of Indigenous Communities from Natural Resource Exploitation: A Comparative Study of Indonesia and the Philippines.” Journal of Law, Politic and Humanities 6, no. 3 (2025): 2031–2042. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i3.

Faisal, Ahmad. “Pemikiran Hukum Progresif Prof. Dr. Satjipto Rahardjo.” International Journal of Cross Knowledge 1, no. 2 (2023): 314–328.

Hadikusuma, Hilman. Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia. Bandung: CV Mandar Maju, 2003.

Hadjon, Philipus M., and Tatiek Sri Djatmiati. Argumentasi Hukum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2008.

Harjiyatni, Francisca Romana. “Memperjuangkan Keadilan Lingkungan Melalui Peradilan Tata Usaha Negara (Studi Putusan Nomor 30/G/LH/2017/PTUN.MKS).” Mimbar Hukum 32, no. 2 (2020): 159–174. https://doi.org/10.22146/jmh.50997.

Hidayah, Zulyani. Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2015.

HR, Ridwan. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Rajawali Pers, 2018.

Kereh, Gabriela Christiani. “Analisis Yuridis Penetapan Status Kelayakan Lingkungan dalam Rencana Kegiatan Usaha (Studi Kasus: PT Indo Asiana Lestari di Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan Tahun 2023).” Lex Privatum 13, no. 5 (2024). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexprivatum/article/view/56915.

Komisi Yudisial. “Ecological Justice.” Jurnal Yudisial 17, no. 1 (2024): 1–146. https://doi.org/10.29123/jy.v17i1.

Latif, Aura Zahra Rizkillah, Ahmad Zidan Al Arif, dan Tania Febrianti. “Analisis Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang di Indonesia.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 2 (2025): 1311–1320. https://doi.org/10.61104/alz.v3i2.1331.

Lutfi, Mohammad, M. Fahrudin Andriyansyah, and Abid Zamzami. “Perubahan Izin Lingkungan Hidup Menjadi Persetujuan Lingkungan Hidup sebagai Upaya Perlindungan Lingkungan Hidup di Indonesia.” Dinamika 30, no. 2 (2024): 10021–10035.

Maghfiroh, Laily. “Mewujudkan Justice as Fairness: Analisis Ketidakmerataan Pelayanan Kesehatan di Indonesia Menurut Teori John Rawls.” Jurnal Media Hukum Indonesia 3, no. 4 (2025): 225–232. https://doi.org/10.5281/zenodo.17433104.

Mangkau, Zulkifli. “Gugat Izin Perusahaan Sawit, Mahkamah Agung Tolak Kasasi Suku Awyu.” Mongabay, 2024. https://mongabay.co.id/2024/11/05/gugat-izin-perusahaan-sawit-mahkamah-agung-tolak-kasasi-suku-awyu/.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Jakarta: Prenada Media, 2017.

Mordeson, John N., and Sunil Mathew. “Human Trafficking and Modern Slavery.” In Human Trafficking and Modern Slavery. Cham: Springer, 2021. https://doi.org/10.1007/978-3-030-68684-0_4.

Nugraha, Riko. “Landreform dan Ketimpangan Agraria: Studi Kasus Konflik Masyarakat Awyu Melawan Perluasan Perkebunan Sawit di Papua Selatan.” Tribuere: Jurnal Hukum 2, no. 1 (2023): 131–140.

Oktaviany, Intan, Istislam, and Shinta Hadiyantina. “Reformulasi Regulasi Transisi Energi dalam Mewujudkan Target Nationally Determined Contribution Guna Memenuhi Target Low Emission.” RechtJiva 2, no. 2 (2025): 257–276. https://doi.org/10.21776/rechtjiva.v2n2.5.

Pudyatmoko, Y. Sri. Perizinan: Problem dan Upaya Pembenahan. Jakarta: Grasindo, 2009.

Puspitasari, Mutiara Ayu. “Ratio Decidendi Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara dalam Memutus Sengketa Tata Usaha Negara tentang Lingkungan Hidup Berkaitan dengan Penerapan Asas Dominus Litis (Analisis Putusan Nomor 062/G/LH/2016/PTUN.SMG).” Undergraduate Thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, 2019. https://eprints.undip.ac.id/70579/.

Putra, Arsyi Manggali Arya, et al. “The Role of Environmental Administration Law: A Study of Environmental Struggle of the Awyu Tribe.” Hang Tuah Law Journal 9, no. 1 (2025): 33–58. https://doi.org/10.30649/htlj.v9i1.258.

Rachimi, Machmud. Kewenangan Mahkamah Agung sebagai Judex Juris dalam Menilai Fakta untuk Mewujudkan Keadilan. Bandung: Universitas Katolik Parahyangan, 2015.

Rahardjo, Satjipto. Sisi-Sisi Lain dari Hukum di Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2003.

Rawls, John. A Theory of Justice: Teori Keadilan, Dasar-Dasar Filsafat Politik untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial dalam Negara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019.

Safa’at, Rheina Aini, and Graciella Azzura Putri Ananda. “Kedudukan dan Kewenangan Mahkamah Agung dalam Menyelenggarakan Kekuasaan Kehakiman di Indonesia.” Jurnal Kewarganegaraan 8, no. 1 (2024): 306–315.

Soeroso, R. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

Tran, Minh, et al. Advancing Indigenous Peoples’ Rights for Inclusive and Sustainable Environmental Governance in ASEAN. Stockholm: Stockholm Environment Institute, 2025. https://doi.org/10.51414/sei2025.009.

United Nations. United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples. New York: United Nations, 2007.

Waworuntu, Helena Bellarina, Natalia L. Lengkong, and Deicy N. Karamoy. “Tinjauan Yuridis Human Trafficking sebagai Kejahatan Transnasional Menurut Hukum Nasional dan Hukum Internasional.” Lex Privatum 10, no. 2 (2022): 1–13.

Widiarty, Wiwik Sri. Buku Ajar Metode Penelitian Hukum. Yogyakarta: Publika Global Media, 2024.

Yoel, Siciliya Mardian, Joko Priyono, and Adji Samekto. “Pembaharuan Hukum Lingkungan Nasional dalam Perspektif Keadilan Lingkungan.” Diversi: Jurnal Hukum 10, no. 2 (2024): 490–523. https://doi.org/10.32503/diversi.v10i2.7471.

Yusmiyati, Desty, et al. “Analisis Penolakan Kasasi Pembatalan Izin Lingkungan PT Indo Asiana Lestari bagi Hak Masyarakat Adat Awyu.” Ethos and Pragmatic Law Review 2, no. 1 (2026): 12–41. https://doi.org/10.69836/ethos.v2i1.203.

Published
2026-06-01
How to Cite
Yolanda, I., Aiman, M. Z., Hadiyantina, S., & Ningtyas, A. P. (2026). RATIO DECIDENDI HAKIM DALAM SENGKETA PERSETUJUAN LINGKUNGAN MASYARAKAT ADAT SUKU AWYU. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 21(1), 204 - 233. https://doi.org/10.33059/jhsk.v21i1.13547