Preserving Mangrove Forests as an Effort to Manage Disaster Risk in the Coastal Area of Pangandaran Regency

Pelestarian Hutan Mangrove Sebagai Upaya Penanggulangan Risiko Bencana di Wilayah Pesisir Kabupaten Pangandaran

  • Nisa Nuranisa Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
  • Erni Mulyanie Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Keywords: Mangrove forest, coastal areas, conservation, disaster risk, disaster risk managemen

Abstract

Preserving mangrove forests as a disaster risk management strategy in the coastal areas of Pangandaran Regency is related to Indonesia's geographic vulnerability to natural disasters which causes Pangandaran Regency to become one of the areas with high disaster risk, especially in coastal areas. This study emphasizes the importance of community involvement in disaster management through planting and preserving mangroves which function as a natural barrier against coastal erosion, tsunamis and other disasters. The method used is descriptive through literature studies and documentation studies to analyze the existing mangrove ecosystem and its role in reducing disaster risk. The results of this article study contain various mangrove conservation initiatives and their ecological benefits, such as stabilizing coastlines and increasing community resilience to disasters and preserving mangrove forests as a disaster management effort in the coastal areas of Pangandaran Regency. This article aims to provide information to the government and local communities about sustainable mangrove conservation and preservation efforts as a buffer for coastal areas in facing disaster risks.

References

As' ari, R. (2017). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir dalam Menghadapi Bencana Gempabumi dan Tsunami di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya.
Ariadi, H. (2023). Dinamika wilayah pesisir. Universitas Brawijaya Press.
Eddy Thamrin, H. P. C. K. (2020). Keanekaragaman jenis vegetasi mangrove di Desa Dusun Besar Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Hutan Lestari, 8(2), 325– 336.
Hakim, M. R., Krisnafi, Y., & Prayitno, M. R. E. (2021). Struktur komunitas mangrove di kawasan mangrove Bulaksetra, Kabupaten Pangandaran. Marlin: Marine and Fisheries Science Technology Journal, 2(1), 55-61.
Handayani, S. I. K., & Hweindati, Y. T. (2017). Peran Hutan Mangrove Dalam Mitigasi Bencana di Wilayah Pesisir. Peran Matematika, Sains & Teknologi Dalam Kebencanaan, 1-27.
Herawati, H., Angellica, M. S., Apriliani, I. M., & Arief, M. C. W. (2023). Daya dukung dan nilai ekonomi kawasan ekowisata di kabupaten pangandaran. Akuatika Indonesia, 8(2), 116-126.
Hidayat, R. I. (2023). Pemetaan Perubahan Luas Hutan Mangrove Pada Tahun 2000-2023 Dengan Citra Landsat Di Kawasan Ciletuh (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Danil, M. (2021). Manajemen Bencana. Prosiding Universitas Dharmawangsa, 1, 7-14.
Ismayani, N. (2019). Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Gempa Dan Tsunami. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Dewantara, 1(2 Februari), 41-47.
Mappanganro, F., Asbar, A., & Danial, D. (2018). Inventarisasi Kerusakan Dan Strategi Rehabilitasi Hutan Mangrove Di Desa Keera Kecamatan Keera Kabupaten Wajo. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 1, 1. https://doi.org/10.26858/jptp.v1i0.6227
Mayzarah, E. M., & Batmomolin, P. S. M. (2021). Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Tsunami Di Kelurahan Pasir Putih, Manokwari. Jambura Geo Education Journal, 2(1), 7-14.
Mulyani, Y., Lewaru, M. W., & Haetami, K. (2018). Pemanfaatan dan Pelestarian Mangrove untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Pangandaran. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(11).
Ni gusti kadek susilawati, Bau Toknok, N. korja. (2018). Faktor penyebab kerusakan hutan mangrove di desa Buranga kecamatan Ampibabo kabupaten Parigi Moutong. 15(2), 91–99.
Nurdiana, R. (2020). Estimasi Produktivitas Primer Fitoplankton Di Kawasan Hutan Mangrove Batukaras Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 4(2), 274 –280. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2020.004.02.11
Novianti, S. S. (2019). Identifikasi Perspektif Stakeholder Pariwisata Lokal Terhadap Rencana Kawasan Ekonomi Khusus di Kabupaten Pangandaran (Doctoral dissertation, Universitas Komputer Indonesia).
Sarapang, H. T., Rogi, O. H., & Hanny, P. (2019). Analisis kerentanan bencana tsunami di Kota Palu. Spasial, 6(2), 432-439.
Sari, A. S., & Abdi, A. W. (2023). Kesiapsiagaan Masyarakat Gampong Pulot Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar Terhadap Bencana Tsunami. Jurnal Pendidikan Geosfer, 8(2), 171-184.
Samad, M. A. (2019). Manajemen Resiko Bencana Kota Palu (studi kasus bencana alam 28 September 2018). Universitas Tadulako, Palu.
Santoso, D., Yamin, M., & Mahrus, M. (2019). Penyuluhan tentang Mitigasi Bencana Tsunami Berbasis Hutan Mangrove Di Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 1(2), 12–16.
Sharma, S., & Kumar, V. (2022). Pendekatan komunitas terhadap ketahanan bencana. Dalam Model Data Kognitif untuk Lingkungan Berkelanjutan (hlm. 125-161). Academic Press.
Tan, T. J. A., & Siregar, L. H. (2021). Peranan Ekosistem Hutan Mangrove Pada Migitasi Bencana Bagi Masyarakat Pesisir Pantai. Prosiding Universitas Dharmawangsa, 1, 27-35.
Thirafi, L., Akbarsyah, N., & Fauzan, F. (2024). Pelestarian Tanaman Mangrove Di Pesisir Bojong Salawe, Pangandaran, Jawa Barat. Jurnal Lemuru, 6(1), 30-38.
Published
2024-12-18
How to Cite
Nuranisa, N., & Mulyanie, E. (2024). Preserving Mangrove Forests as an Effort to Manage Disaster Risk in the Coastal Area of Pangandaran Regency. Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika, 8(2), 68-75. https://doi.org/10.33059/jisa.v8i2.10932